Arah Masuk Kota Padat Ada Demo Ojol, Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif

- Publisher

Selasa, 28 April 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok/ist

i

Foto: dok/ist

Bicarasurabaya.com – Polisi menerapkan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Bundaran Waru, Surabaya, menyusul aksi massa ojek online (ojol) yang memadati akses masuk kota, Selasa (28/4/2026).

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengurai kepadatan di salah satu pintu utama Surabaya tersebut. Pengendara dari luar kota diminta tidak melintas melalui Bundaran Waru dan beralih ke jalur alternatif.

Kasubnit 1 Turjawali Satlantas Polrestabes Surabaya, Ipda Purwono, mengatakan kendaraan roda empat dapat keluar lebih awal melalui kawasan Gunungsari menuju arah utara. Sementara pengendara yang menuju Surabaya Timur diarahkan masuk melalui akses tol Rungkut atau Tambak Sumur.

“Pengendara kami arahkan untuk menghindari Bundaran Waru dan menggunakan jalur lain agar tidak terjebak kepadatan,” ujarnya.

Bagi kendaraan yang tetap melintas di sekitar lokasi, petugas mengarahkan penggunaan jalur protokol untuk menjaga kelancaran arus.

Selain itu, pengemudi ojol yang tidak mengikuti aksi juga diimbau menghindari kawasan tersebut guna meminimalkan penumpukan kendaraan.

Sejak pagi, ratusan massa aksi yang tergabung dalam Driver Online Bubarkan Aplikator Nakal (Dobrak) telah memadati Jalan Ahmad Yani dari arah Bundaran Waru. Arus kendaraan pun terpantau meningkat seiring pergerakan massa menuju pusat kota.

Baca Juga:  Surabaya Perluas Layanan Tes HIV, Kasus Baru Turun 10 Persen

Polisi mengingatkan pengendara untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kemacetan yang diperkirakan masih berlangsung hingga siang hari.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB