128 Kepsek Dilantik, Khofifah Dorong Inovasi dan Kolaborasi

- Publisher

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah  lantik128 Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB Negeri. (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

i

Gubernur Khofifah lantik128 Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB Negeri. (Foto: dok Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 128 kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di lingkungan Pemprov Jatim.

Khofifah menegaskan, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyebut jabatan tersebut bukan sekadar administratif, melainkan amanah besar dalam membentuk generasi masa depan.

“Dari tangan kepala sekolah akan lahir generasi yang siap menghadapi tantangan global,” ujarnya dalam keterangannya yang diterima, Kamis (26/3/2026).

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 800/1008/204/2026 tentang pengangkatan guru sebagai kepala sekolah. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan kepemimpinan pendidikan di daerah.

Khofifah menekankan pentingnya kepemimpinan yang inovatif, adaptif, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah. Menurutnya, kepala sekolah harus mampu mengelola potensi sekolah secara cepat dan tepat untuk mendorong peningkatan mutu pembelajaran.

Selain itu, ia mendorong penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan industri, guna meningkatkan daya saing lulusan, khususnya di jenjang SMK.

Baca Juga:  Tol Gempol-Pasuruan Mulai Padat Jelang Mudik Lebaran 2026

“Bangun sinergi dan kemitraan agar kualitas pendidikan semakin meningkat,” tegasnya.

Di sisi lain, Khofifah mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan. Ia meminta kepala sekolah memastikan kondisi psikologis siswa tetap terjaga serta tidak ada ruang bagi perundungan.

“Pendidikan adalah ruang pertumbuhan, bukan ruang hukuman,” imbuhnya.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, terus melakukan penataan dan promosi kepala sekolah secara terukur sebagai bagian dari pembenahan manajemen pendidikan.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB