1.790 Siswa SMK Magang dan Kerja ke Luar Negeri

- Publisher

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Humas Pemprov Jatim

i

Foto: dok Humas Pemprov Jatim

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas 1.790 siswa dan alumni SMK peserta program magang kerja luar negeri di SMKS Sore Tulungagung. Ribuan peserta itu berasal dari wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Jatim memperkuat pendidikan vokasi agar terhubung langsung dengan kebutuhan industri global.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan lulusan SMK Jawa Timur harus memiliki daya saing internasional dan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Konektivitas yang sudah terbangun menjadi bagian penting untuk terus diluaskan agar lulusan SMK Jawa Timur mampu menjawab kebutuhan dunia industri global,” ujar Khofifah dalam keterangannya yang diterima, Sabtu (16/5/2026).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jatim, sebanyak 1.067 peserta merupakan siswa kelas XII dan XIII yang mengikuti program magang luar negeri. Sementara 723 lainnya merupakan alumni SMK yang bekerja sebagai pekerja migran di berbagai negara.

Baca Juga:  SMK Jatim Catat Serapan Tinggi, Masa Tunggu Kerja Hanya 3 Bulan

Negara tujuan penempatan meliputi Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, Taiwan, Australia, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Bulgaria hingga Thailand.

Jepang masih menjadi tujuan utama dengan total 1.216 peserta, disusul Korea Selatan sebanyak 460 orang.

Dari sisi daerah asal, Tulungagung menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 898 orang. Kemudian Trenggalek sebanyak 54 peserta dan Pacitan 15 peserta.

Sementara berdasarkan status sekolah, peserta berasal dari SMK swasta sebanyak 597 orang dan SMK negeri sebanyak 470 orang.

Baca Juga:  Khofifah dan Menkomdigi Luncurkan Talenta Digital Jatim Mendunia

Khofifah menyebut program ini menunjukkan SMK di Jawa Timur tidak hanya mencetak lulusan siap kerja di dalam negeri, tetapi juga mampu menjadi pemasok tenaga vokasi untuk pasar internasional.

Menurutnya, para siswa dan alumni memiliki peluang bekerja di berbagai sektor strategis seperti manufaktur, perkapalan, teknologi, perhotelan, kesehatan, konstruksi hingga logistik.

Ia mencontohkan Jerman saat ini membutuhkan tenaga kerja terampil di bidang pengelasan bawah laut, sementara Jepang membuka peluang besar di sektor pertanian dan industri.

Karena itu, Khofifah menekankan pentingnya penguatan kompetensi, disiplin kerja, dan kemampuan bahasa asing bagi siswa SMK.

“Selain membawa rezeki, bawa pulang ilmunya. Kalian adalah pahlawan devisa dan harus menjaga nama baik Indonesia,” katanya.

Baca Juga:  Ciptakan Robot NeuroAid untuk Anak Autis, Lima Pelajar SMP Surabaya Raih Emas

Khofifah juga menegaskan Pemprov Jatim terus mendorong pendidikan vokasi yang link and match dengan kebutuhan industri global. Ia berharap generasi muda Jawa Timur tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan nilai tambah dan memperluas jejaring internasional.

Dalam kesempatan itu, Khofifah turut mengapresiasi kepala sekolah dan guru yang dinilai berperan besar dalam menyiapkan lulusan SMK hingga mampu menembus pasar kerja global.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengatakan tingginya penyerapan lulusan SMK Jatim di dunia kerja internasional menjadi bukti kualitas pendidikan vokasi yang terus diperkuat pemerintah daerah.

“Kepercayaan dunia industri internasional harus dijaga dan tunjukkan lulusan SMK bisa dan hebat,” ujarnya.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB