Khofifah Kagum Kendaraan Listrik Buatan Siswa SMK Jawa Timur

- Publisher

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah kagum dengan karya siswa SMK di Jatim yang mampu 'menyulap' kendaraan bermesin BBM menjadi kendaraan listrik. (Foto: dok humas Pemprov Jatim)

i

Gubernur Khofifah kagum dengan karya siswa SMK di Jatim yang mampu 'menyulap' kendaraan bermesin BBM menjadi kendaraan listrik. (Foto: dok humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Puluhan kendaraan listrik karya siswa SMK di Jawa Timur mencuri perhatian publik. Mulai dari mobil listrik, sepeda motor listrik hingga buggy electric hasil inovasi siswa dipamerkan di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Kendaraan-kendaraan tersebut merupakan hasil pengembangan siswa bersama guru SMK jurusan otomotif dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tak sekadar menjadi proyek pembelajaran, beberapa karya bahkan mulai dilirik industri untuk dikembangkan lebih lanjut.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kemampuan siswa SMK dalam mengembangkan kendaraan listrik menunjukkan kesiapan pendidikan vokasi menghadapi transformasi industri otomotif.

“Anak-anak SMK Jawa Timur membuktikan mereka punya kompetensi, kreativitas, dan kemampuan teknologi yang membanggakan. Ini bukan lagi sekadar praktik sekolah, tetapi sudah menunjukkan kualitas yang siap bersaing,” ujar Khofifah, Jumat (8/6/2026).

Menurut Khofifah, pengembangan kendaraan listrik juga menjadi bagian penting dalam mendukung transisi energi ramah lingkungan dan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil.

Ia mengungkapkan, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik karya siswa SMK rata-rata sudah mencapai 50 persen.

“Artinya kemampuan mereka sudah sangat baik. Hanya beberapa komponen tertentu yang masih impor,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan, dari total 481 SMK jurusan otomotif di Jawa Timur, sebanyak 130 sekolah kini telah mengembangkan kendaraan listrik, baik kendaraan baru maupun hasil konversi dari BBM menjadi listrik.

Baca Juga:  Lonjakan Lalu Lintas Tol Pandaan-Malang Capai 936 Ribu Kendaraan

Menurut Aries, sejumlah SMK bahkan mulai menerima permintaan dari perusahaan untuk jasa konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik.

“Yang dibuat siswa ini bukan sekadar alat praktik, tetapi sudah bisa digunakan pasar dan dibutuhkan industri,” kata Aries.

Ia menilai kemampuan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi di Jawa Timur mampu mengikuti perkembangan teknologi industri yang bergerak cepat.

Dalam pameran tersebut, sejumlah sekolah yang menampilkan kendaraan listrik di antaranya SMK Wijaya Putra Surabaya dengan lima unit konversi sepeda motor listrik, SMK Darma Siswa 1 Sidoarjo dengan motor listrik dan buggy electric, serta SMK Antartika 1 Sidoarjo yang memamerkan mobil listrik.

Baca Juga:  Sindikat Penipuan Online WNA Dibekuk di Surabaya, Puluhan Ponsel Disita

Selain itu, SMK Krian 2 Sidoarjo dan SMK Senopati Sedati Sidoarjo juga turut menampilkan sepeda motor listrik hasil karya siswa mereka.

Pengembangan kendaraan listrik di SMK dinilai menjadi peluang besar bagi lulusan vokasi untuk masuk ke industri otomotif masa depan yang kini mulai beralih ke teknologi ramah lingkungan.(BS/za)

Berita Terkait

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB