Positif TBC, Satu Calon Haji Embarkasi Surabaya Gagal Berangkat

- Publisher

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya)

i

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya)

Bicarasurabaya.com – Satu calon jemaah haji (CJH) Embarkasi Surabaya dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci setelah dinyatakan positif Tuberkulosis (TBC) berdasarkan hasil skrining kesehatan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya.

Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh calon jemaah yang tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Skrining meliputi pengecekan tekanan darah, tes urine bagi perempuan usia subur, hingga pemeriksaan TBC.

Kepala BBKK Surabaya Rosidi Roslan mengatakan, total ada 21 calon jemaah yang dirujuk ke rumah sakit karena mengalami gangguan kesehatan dan terindikasi TBC.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 21 jemaah yang menjalani skrining TB tahap kedua di kabupaten/kota, satu orang dinyatakan positif sehingga tidak diberangkatkan karena tidak laik terbang,” kata Rosidi dalam keterangannya yang dikutip, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga:  Libur Lebaran 2026, RSUD Dr Soetomo Siagakan 7.088 Tenaga Medis

Sementara itu, calon jemaah lain yang hasil skriningnya negatif tetap menjalani pemantauan kesehatan. Jika kondisinya belum stabil, keberangkatan bisa ditunda ke kloter berikutnya.

“Ada yang hasilnya negatif, tetapi masih kita lihat penguatan kondisinya. Kalau membaik dan lolos skrining, bisa diberangkatkan di kloter selanjutnya,” ujarnya.

Rosidi menegaskan, jemaah yang dinyatakan laik terbang tidak boleh memiliki penyakit menular. Karena itu, skrining kesehatan dilakukan ketat sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Khofifah Sidak Pasar Tradisional: Cabai Tembus Rp 85 Ribu

BBKK Surabaya juga mengimbau jemaah menggunakan masker saat berada di kerumunan, terutama jika mengalami gangguan kesehatan seperti batuk atau kondisi tubuh menurun.

“Kita sarankan memakai masker kalau kondisi kurang fit, apalagi saat berada di keramaian karena banyak jemaah dari berbagai negara,” katanya.

Selain kasus TBC, mayoritas keluhan kesehatan calon jemaah haji di Embarkasi Surabaya didominasi penyakit penyerta atau komorbid. Rosidi menyebut sekitar 70 persen jemaah tergolong kategori risiko tinggi.

Hingga kini, tercatat lebih dari 600 kunjungan ke klinik asrama haji dengan keluhan seperti kelelahan, diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, anemia, hingga pemeriksaan kehamilan.

Baca Juga:  Surabaya Kembali Kirim Bantuan Kemanusiaan Tahap Kedua Untuk Bencana di Sumatera

“Ada juga jemaah yang tidak diberangkatkan karena hamil di bawah 14 minggu,” ujarnya.

Tak hanya itu, lebih dari 500 calon jemaah tercatat menggunakan kursi roda. Mayoritas merupakan lansia berusia di atas 60 tahun atau memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Biasanya karena faktor usia, pernah jatuh, hipertensi, atau sering pusing sehingga membutuhkan kursi roda,” kata Rosidi.

Meski demikian, BBKK memastikan seluruh jemaah pengguna kursi roda tetap mendapat pendampingan petugas haji serta pengawasan konsumsi obat selama menjalankan ibadah haji.(BS/za)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB