Sayembara Tangkap Pencuri Kursi Taman dan Fasum, Rekam, Laporkan! Dapat Rp300 Ribu

- Publisher

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bicarasurabaya.com – Aksi pencurian fasilitas umum (fasum) di taman-taman Kota Surabaya masih marak terjadi. Tidak hanya kursi besi, pelaku juga menyasar kabel lampu hias, pot tanaman hingga bunga. Untuk menekan aksi tersebut, Pemkot Surabaya mengajak masyarakat ikut mengawasi dengan memberikan insentif Rp300 ribu bagi warga yang berhasil merekam pelaku.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, M. Fikser, mengatakan kota ini memiliki lebih dari 800 taman, termasuk 47 taman aktif yang menjadi ruang berkumpul dan beraktivitas masyarakat. Karena itu, keberadaan fasilitas di taman harus dijaga bersama.

“Surabaya memiliki lebih dari 800 taman dan 47 di antaranya merupakan taman aktif. Fasilitas ini harus kita jaga agar masyarakat tetap nyaman menggunakannya,” kata Fikser, Sabtu (8/8/2026).

Namun, berbagai fasilitas yang disediakan justru kerap menjadi sasaran pencurian. Salah satu yang paling sering hilang adalah kursi besi di taman maupun jalur pedestrian.

Menurut Fikser, hingga kini sekitar 220 kursi besi telah dipasang di berbagai ruang publik. Harga setiap unit mencapai lebih dari Rp3 juta karena menggunakan material baja berkualitas.

Meski kursi telah dipasang menggunakan baut khusus dan dilas agar tidak mudah dipindahkan, aksi pencurian masih tetap terjadi.

Baca Juga:  Pesan Eri ke Mahasiswa Baru ITS di Tengah Pesatnya AI

“Kursi sudah kami las dan dikunci dengan baut khusus, tetapi tetap ada yang dicuri,” ujarnya.

Tak hanya kursi, DLH juga mencatat pencurian pot tanaman, bunga, hingga kabel lampu hias yang terpasang di kawasan Sungai Kalimas, taman kota, dan pepohonan.

Fikser menduga pencurian kabel dilakukan secara terorganisasi. Pasalnya, pelaku mampu melepas kabel sepanjang puluhan meter dalam waktu singkat.

“Kalau bisa mengambil kabel puluhan meter dengan cepat, saya kira bukan dilakukan sendirian, tetapi ada tim,” ungkapnya.

Untuk memperkuat pengawasan, DLH mengandalkan partisipasi masyarakat melalui program apresiasi yang telah berjalan sejak lama. Warga yang berhasil mendokumentasikan aksi pencurian dan mengirimkan bukti melalui akun Instagram resmi DLH Surabaya akan memperoleh insentif Rp300 ribu.

Baca Juga:  Arus Mudik Mulai Terasa di Terminal Purabaya Bungurasih

“Bukan hanya melapor kehilangan, tetapi harus ada bukti pelaku saat melakukan pencurian. Cukup foto atau rekam, kirim ke Instagram DLH, nanti kami tindak lanjuti dan pemberi informasi akan mendapat Rp300 ribu,” jelasnya.

Fikser berharap masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap fasilitas publik. Menurutnya, menjaga taman dan ruang terbuka hijau bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh warga agar Surabaya tetap nyaman, indah, dan menarik bagi wisatawan maupun investor. (BS/za) 

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB