Harga Bapok Naik Usai Lebaran, Surabaya Gencarkan Pasar Murah

- Publisher

Kamis, 2 April 2026 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Surabaya tetap gelar Pasar Murah usai Lebaran untuk menekan harga dipasaran. (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

i

Kota Surabaya tetap gelar Pasar Murah usai Lebaran untuk menekan harga dipasaran. (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota Surabaya menggelar pasar murah di berbagai wilayah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok pasca Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan pasokan aman sekaligus menahan lonjakan harga.

Pasar murah mulai digelar sejak 31 Maret 2026 dan berlangsung rutin hingga empat kali dalam sepekan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Mia Santi Dewi, mengatakan kegiatan ini menyasar permukiman warga agar akses bahan pokok lebih dekat dan terjangkau.

“Kami laksanakan rutin setiap Selasa hingga Jumat di beberapa wilayah,” ujarnya dalma keterangannya yang dikutip, Kamis (2/4/2026).

Sejumlah lokasi yang telah disasar antara lain Kelurahan Ujung, Siwalankerto, dan Tembok Dukuh. Titik pelaksanaan dipilih di area strategis seperti balai RW, kantor kelurahan, hingga kecamatan.

Dalam pasar murah ini, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga di bawah pasaran, bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Komoditas yang tersedia meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, hingga cabai dan bawang.

Baca Juga:  Penyerahan LKPD 2025, Khofifah Ingatkan Perbaikan Temuan BPK

Sebagai gambaran, beras premium kemasan 5 kilogram dijual Rp 72.000, lebih murah dari harga pasar yang bisa mencapai Rp 74.000. Gula pasir juga dijual Rp 17.000 per kilogram, di bawah harga pasar sekitar Rp 18.000.

Stok yang disiapkan disesuaikan dengan kondisi wilayah. Di kawasan padat penduduk, jumlah pasokan ditambah untuk mengantisipasi tingginya permintaan.

“Rata-rata kami siapkan 50 hingga 100 paket per hari untuk komoditas utama,” kata Mia.

Baca Juga:  Jatim Dominasi SNBP 2026, 7 Tahun Berturut-turut Terbanyak

Pasar murah ini terbuka untuk umum tanpa pembatasan domisili. Warga dari luar Surabaya juga diperbolehkan membeli selama stok tersedia.

Untuk menjaga pasokan, Pemkot menggandeng distributor bahan pokok dan koperasi. Dukungan lintas perangkat daerah juga dioptimalkan, termasuk dalam distribusi logistik.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB