Bicarasurabaya.com – Polres Jember memusnahkan ribuan botol minuman keras dan berbagai barang bukti narkotika hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah selama Ramadhan.
Pemusnahan dilakukan di alun-alun Kabupaten Jember, Kamis, bersama unsur Forkopimda setempat. Total barang bukti yang dimusnahkan mencapai 15.330 botol minuman keras, terdiri dari 630 botol miras berbagai merek dan 14.700 botol arak.
Selain itu, polisi juga memusnahkan 91.000 butir obat keras berbahaya (okerbaya), ganja seberat 1.008,86 gram, sabu 978,54 gram, dan ekstasi 12,55 gram. Sebanyak 25 knalpot brong turut dihancurkan karena dinilai mengganggu ketertiban umum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan, pemusnahan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen aparat dalam memberantas penyakit masyarakat secara berkelanjutan.
“Ramadhan harus menjadi momentum meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga ketertiban bersama. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras, narkotika, maupun aktivitas yang meresahkan masyarakat,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, Operasi Pekat digelar intensif dalam beberapa pekan terakhir sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang Lebaran.
Polres Jember juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing agar suasana Ramadhan hingga Idul Fitri berlangsung tertib dan damai.
Dengan penindakan tersebut, aparat berharap stabilitas keamanan di Jember tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan tenang.(BS/za)









