Banjir Bandang Terjang Jember, Satu Warga Hilang

- Publisher

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi/Istimewa

i

Foto: Ilustrasi/Istimewa

Bicarasurabaya.com – Banjir bandang menerjang Kecamatan Panti dan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (2/2/2026) malam. Peristiwa ini dipicu hujan berintensitas sedang hingga lebat di wilayah hulu sungai selama beberapa jam. Satu warga dilaporkan hilang terseret arus.

Korban diketahui bernama Wahid, mantan Sekretaris Desa Pakis. Ia dilaporkan hanyut saat luapan Sungai Badean menerjang permukiman warga di Desa Pakis, Kecamatan Panti.

Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo mengatakan banjir bandang terjadi setelah debit Sungai Badean meningkat tajam akibat hujan sejak siang hari.

“Satu korban dilaporkan hanyut terbawa arus banjir bandang. Selain itu, puluhan rumah warga terdampak,” ujar Edi, Selasa (3/2/2026).

Edi menjelaskan hujan mulai mengguyur kawasan hulu Sungai Badean sejak pukul 14.00 WIB. Debit air terus naik hingga berubah menjadi aliran cokelat pekat bercampur lumpur.

Sekitar 19.40 WIB, banjir bandang meluap ke permukiman dengan arus deras yang membawa lumpur, potongan bambu, dan kayu. Aliran tersebut menggerus dapur rumah warga di bantaran sungai dan menghanyutkan korban.

Baca Juga:  Debarkasi Haji Surabaya Berakhir, Dhoho Kediri Disiapkan Jadi Embarkasi

Di Desa Pakis, sedikitnya 30 rumah terdampak dengan endapan lumpur setinggi sekitar 20 sentimeter. Sejumlah dapur rumah warga dilaporkan ambruk akibat terjangan arus.

Puluhan warga sempat mengungsi ke rumah warga lain yang lebih aman, sementara keluarga korban mengungsi ke rumah kerabat.

Banjir bandang juga melanda Dusun Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji. Dua rumah terendam lumpur setinggi sekitar 40 sentimeter. Selain itu, barongan bambu roboh dan melintang di aliran sungai.

Baca Juga:  Kejari Tetapkan Enam Tersangka Korupsi Pemeliharaan Kolam Tanjung Perak

BPBD Jember bersama warga melakukan gotong royong membersihkan rumah dan akses jalan yang tertutup lumpur agar aktivitas warga kembali normal.

Untuk penanganan lanjutan, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait penyaluran bantuan dan pembukaan dapur umum, serta Dinas Kesehatan guna memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak.

Hingga Selasa siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang dilaporkan hanyut. BPBD berharap korban dapat segera ditemukan.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB