APBD Surabaya 2026 Disetujui, Eri Prioritaskan Ekonomi Kreatif dan Optimalisasi Aset

- Publisher

Senin, 10 November 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa/BS)

i

(Foto: Istimewa/BS)

Bicarasurabaya.com – DPRD Kota Surabaya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2026 dalam rapat paripurna yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025). Penetapan APBD pada 10 November menjadi tradisi tahunan sebagai simbol komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif untuk arah pembangunan kota.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, dihadiri Wali Kota Eri Cahyadi, jajaran OPD, pimpinan BUMD, serta seluruh anggota dewan. Semua fraksi menyampaikan pandangannya secara aklamasi, meski sidang sempat disisipi interupsi dari Anggota Komisi D, Luthfiyah.

Dalam interupsinya, Luthfiyah menyoroti sejumlah potensi pendapatan asli daerah yang dinilai belum digarap optimal, termasuk aset di Hitec Mall, kawasan Kenjeran, dan penerbitan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung).

“Potensi pendapatan Surabaya masih besar. PBG jangan dipending karena berdampak pada masyarakat dan PAD,” ujarnya.

Ia menilai keterlambatan penerbitan PBG merugikan warga, terutama yang ingin memanfaatkan rumah kosong sebagai usaha kos.

Wali Kota Eri Cahyadi menanggapi bahwa kebijakan kota tidak semata mengejar pendapatan. Ia menyebut Hitec Mall – kini Gitec Mall – dimanfaatkan sebagai ruang kreatif anak muda, bukan sekadar sumber PAD.

“Kami ingin menggerakkan kreativitas anak muda. Karena itu, pemanfaatannya kami gratiskan enam bulan hingga satu tahun,” jelasnya.

Baca Juga:  Penataan KBS Dikebut, Area Plaza dan Drainase Dibangun Ulang

Meski begitu, Eri menegaskan komitmen pemerintah mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pengelolaan aset yang transparan.

“Kami akan membuka data aset agar publik tahu mana yang bisa dimanfaatkan dan disewa. Dengan begitu PAD meningkat tanpa mengorbankan warga,” katanya.

Menanggapi usulan terkait pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan, Eri menegaskan bahwa seluruh Pokir harus sejalan dengan visi RPJMD dan prioritas pembangunan kota.

“Pokir yang disepakati paripurna akan kami masukkan dalam anggaran setelah disesuaikan prioritasnya,” ujarnya.

Eri berharap APBD tahun depan mampu memperkuat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca Juga:  Bantuan Beras Tiga Bulan Mulai Disalurkan ke 184 Ribu KPM Surabaya

“Semoga apa yang kita tetapkan hari ini menjadi amal jariah bagi kita semua,” tutupnya.

Ketua DPRD Adi Sutarwijono mengapresiasi lancarnya seluruh tahapan pembahasan APBD 2026.

“Proses berjalan sesuai timeline. Kami percaya program-program yang disusun dapat terserap optimal demi kepentingan warga,” kata Adi.

Rapat paripurna ditutup dengan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dan Wali Kota. Eri menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun.

“APBD 2026 tidak akan sempurna tanpa kolaborasi antara pemerintah kota dan DPRD,” ujarnya.

Raperda APBD 2026 selanjutnya akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB