Kasus Influenza Naik, Surabaya Perketat Kewaspadaan Super Flu

- Publisher

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Super Flu-Istiimewa

i

Foto: Ilustrasi Super Flu-Istiimewa

Bicarasurabaya.com – Mengantisipasi penyebaran virus Influenza A subtipe H3N2 subclade K (Super Flu), Pemkot Surabaya menerbitkan Surat Edaran (SE).

Sekretaris Daerah Kota Surabaya Lilik Arijanto mengatakan, penerbitan SE tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tertanggal 7 Januari 2026, sekaligus merespons perkembangan situasi epidemiologi nasional hingga akhir Desember 2025.

Secara nasional, tercatat 62 kasus influenza di delapan provinsi, dengan konsentrasi tertinggi berada di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Virus H3N2 subclade K memiliki tingkat penularan lebih cepat dan berpotensi menimbulkan gejala lebih berat dibandingkan influenza musiman. Karena itu, kewaspadaan dini menjadi kunci,” ujar Lilik dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga:  Wisman ke Jatim Turun 26,7 Persen Meski Banyak Even Internasional Digelar

Gejala dan Pola Penularan

Lilik menjelaskan, gejala Super Flu umumnya muncul mendadak. Penderita dapat mengalami demam tinggi hingga 39–41 derajat Celsius, nyeri otot dan sendi, lemas, sakit kepala berat, hingga gangguan pernapasan seperti sakit tenggorokan dan batuk kering berkepanjangan.

Penularan virus dapat terjadi melalui droplet saat batuk, bersin, atau berbicara, kontak langsung seperti berjabat tangan, maupun sentuhan dengan permukaan benda yang terkontaminasi.

“Interaksi sehari-hari yang terlihat sederhana bisa menjadi jalur penularan jika kewaspadaan diabaikan,” katanya.

Baca Juga:  KPK Amankan Uang Ratusan Juta dari Kadis DPMPTSP Madiun

Imbauan Pemkot ke Warga

Meski demikian, Pemkot Surabaya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Lilik menekankan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Langkah pencegahan yang dianjurkan antara lain penggunaan masker di kerumunan, etika batuk dan bersin, rutin mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, warga juga diminta menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan bergizi seimbang, cukup istirahat, serta mengonsumsi vitamin sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diimbau menghindari kontak erat dengan orang yang menunjukkan gejala influenza.

Baca Juga:  Rute Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya 2025 Diubah, Panitia Hindari Titik Macet Trosobo

“Jika mengalami gejala, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat dan hindari pengobatan mandiri tanpa pengawasan tenaga medis,” tegas Lilik.

Sosialisasi hingga Tingkat Kelurahan

Untuk memastikan informasi tersampaikan merata, Pemkot Surabaya menginstruksikan seluruh kepala OPD, camat, dan lurah mengoordinasikan sosialisasi di wilayah masing-masing. Kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, PKK, RT/RW, serta Kader Surabaya Hebat (KSH).

Pemkot berharap upaya terpadu ini dapat meningkatkan kesadaran warga, memperkuat pencegahan, serta menjaga kesehatan masyarakat dari potensi ancaman Super Flu. (BS/za) 

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB