Sungai Meluap, Ribuan Rumah di Jember Terendam Banjir

- Publisher

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya)

i

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya)

Bicarasurabaya.com – Banjir akibat luapan sejumlah sungai di Kabupaten Jember merendam ribuan rumah warga dan berdampak pada 1.271 kepala keluarga (KK). Genangan air yang di beberapa lokasi mencapai lebih dari satu meter memaksa warga mengungsi dan dievakuasi pada Senin (15/12) malam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat banjir dipicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi dalam durasi panjang dan disertai angin kencang. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah sungai meluap dan masuk ke kawasan permukiman.

Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo mengatakan, banjir melanda setidaknya 20 titik yang tersebar di Kecamatan Patrang, Kaliwates, Sumbersari, Pakusari, Kalisat, dan Rambipuji. Ketinggian air bervariasi, mulai 30 sentimeter hingga mencapai 2 meter.

“Hujan sejak siang hingga sore membuat beberapa sungai meluap, di antaranya Sungai Bedadung, Kalijompo, Rembangan, Mayang, Gila, dan Dinoyo,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Di Kampung Ledok, Kelurahan Jember Kidul, banjir setinggi 80–120 sentimeter merendam sedikitnya 26 rumah warga. Di wilayah Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, ratusan rumah terdampak, bahkan satu dapur warga dilaporkan ambruk akibat derasnya arus air.

Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, dengan total 429 KK terdampak banjir. Hingga Selasa dini hari, petugas BPBD bersama relawan masih melakukan penanganan di lokasi.

Baca Juga:  KPK Serahkan Aset Sitaan ke Surabaya, Apartemen Rp167 Juta Untuk Tambah PAD

Sementara itu, di Perumahan Villa Indah, Kelurahan Tegal Besar, banjir setinggi lebih dari 1,2 meter memaksa 40 KK atau sekitar 200 jiwa mengungsi. BPBD mendirikan tiga tenda keluarga sebagai tempat pengungsian sementara hingga air surut.

Di kawasan Jalan Melon, Kecamatan Patrang, satu rumah warga dilaporkan hanyut, sementara empat KK mengungsi ke mushalla karena rumah mereka masih terendam air.

Selain permukiman, banjir juga merusak infrastruktur. Jembatan Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, tergerus banjir sepanjang tiga meter hingga putus. Akibatnya, jembatan sepanjang sekitar 20 meter itu kini tidak bisa dilalui kendaraan.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Khofifah Sidak Pasar Tradisional: Cabai Tembus Rp 85 Ribu

“Akses jembatan sementara tidak dapat digunakan. Meski debit air sudah kembali normal, kerusakan cukup parah dan perlu penanganan,” kata Indra.

BPBD bersama instansi terkait telah menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah lokasi terdampak, di antaranya Kepatihan, Gladak Kembar, dan Jalan Melon. Bantuan meliputi makanan siap saji, paket logistik, lauk pauk, peralatan masak dan makan, selimut, matras, kompor, serta paket khusus untuk lansia dan balita.

BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, menyusul peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca ekstrem di Jember pada 11–20 Desember 2025 yang berisiko memicu banjir dan tanah longsor. (BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB