Semeru Meletus, BNPB: Tiga Warga Luka Berat, Ratusan Hektare Lahan Rusak dan 528 Mengungsi

- Publisher

Senin, 24 November 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: BNPB-Ist/BS)

i

(Foto: BNPB-Ist/BS)

Bicarasurabaya.com – Erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali menimbulkan dampak serius bagi warga di lereng gunung. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan tiga orang mengalami luka berat dan lebih dari 200 hektare lahan pertanian rusak akibat semburan material vulkanik yang terjadi beberapa hari lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan ketiga korban luka berat kini dirawat di RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Ia juga merinci sejumlah kerusakan fasilitas umum.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, KPPU : Belum Ada Indikasi Permainan Harga

“Selain lahan pertanian seluas 204,63 hektare, ada 21 rumah rusak berat dan masing-masing satu unit fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, serta gardu PLN,” ujarnya dalam keterangan resminya yang dikutip, Senin (24/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga desa tercatat sebagai wilayah terdampak paling parah, yakni Desa Supiturang dan Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo serta Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro. Material vulkanik memaksa ratusan warga mengungsi ke dua lokasi pengungsian yang disiapkan pemerintah. Sebanyak 307 jiwa berada di SMP Negeri 02 Pronojiwo dan 221 jiwa di SDN 04 Supiturang.

Baca Juga:  Lebaran 2026, Bandara Juanda Layani 766 Ribu Penumpang, Naik 5 Persen

Meski berada di pengungsian, sebagian warga tetap mencoba beraktivitas seperti biasa, termasuk membersihkan rumah mereka dari abu vulkanik. Pemerintah dan BNPB juga telah menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

Bantuan yang diberikan meliputi 300 matras, 300 terpal, 300 selimut, 200 boks masker medis, 200 paket plastik sampah, dan 150 paket alat kebersihan. Untuk kebutuhan pangan, disalurkan 1.000 makanan siap saji dan 200 paket sembako.
“Bantuan dimanfaatkan oleh warga terdampak maupun masyarakat sekitar yang terpapar abu vulkanik,” kata Abdul.

Baca Juga:  Eri Cahyadi Apresiasi Warga Ikhlas Bongkar Rumah demi Normalisasi Sungai

Gunung Semeru sebelumnya meletus pada Rabu (19/11) pukul 16.00 WIB dengan kolom abu setinggi sekitar 2.000 meter dan awan panas yang meluncur hingga tujuh kilometer dari puncak. Aktivitas vulkanik masih dipantau ketat Badan Geologi dan pihak terkait untuk mengantisipasi potensi erupsi susulan.(BS/za)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB