Semeru Erupsi, Pemkab Lumajang Tetapkan Tanggap Darurat 7 Hari

- Publisher

Kamis, 20 November 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lumajang, Indah Amperawati,saat memberikan imbauan kepada masyarakat terkait status aktif Gunung Semeru (Foto: Dokumentasi Kominfo Lumajang)

i

Bupati Lumajang, Indah Amperawati,saat memberikan imbauan kepada masyarakat terkait status aktif Gunung Semeru (Foto: Dokumentasi Kominfo Lumajang)

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menetapkan status tanggap darurat selama tujuh hari setelah awan panas Gunung Semeru meluncur hingga 14 kilometer pada Rabu (19/11/2025) petang. Kebijakan ini dituangkan dalam surat keputusan yang ditandatangani Bupati Lumajang Indah Amperawati pada Kamis (20/11/2025).

Status ini memastikan seluruh upaya darurat terfokus pada penyelamatan dan perlindungan warga di zona rawan. Indah mengatakan masyarakat yang tinggal di area berisiko telah diarahkan menuju titik aman sejak sore hari.

Baca Juga:  Karhutla Ijen Meluas, Api Kini Masuk Kawasan TWA Kawah Ijen

“SK tanggap darurat sudah saya tanda tangani untuk sepekan ke depan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu perhatian utama pemerintah daerah adalah Dusun Sumberwuluh dan Dusun Sumberlangsep di Kecamatan Candipuro. Di wilayah tersebut, 137 kepala keluarga segera mengevakuasi diri setelah menerima imbauan. Banyak yang memilih mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

“Begitu diimbau, warga langsung mengungsi. Sebagian besar ke rumah keluarga,” kata Indah.

Baca Juga:  Banjir Rendam Rel di Semarang, Perjalanan KA dari Surabaya dan Jakarta Terganggu

Ia menambahkan komunikasi dengan perangkat desa terus dilakukan untuk memastikan warga tetap berada di lokasi perlindungan yang telah disiapkan.
“Saya menghubungi perangkat desa supaya masyarakat tidak keluar dari titik aman di Dusun Sumberlangsep,” ujarnya.

Di tengah evakuasi, aktivitas vulkanik Semeru meningkat signifikan. Status gunung berapi tertinggi di Jawa itu dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level IV (Awas) setelah erupsi disertai awan panas pada Rabu siang. “Benar, naik awas,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho.

Baca Juga:  Parkir Non-Tunai Surabaya Bikin Setoran Naik Signifikan

Hingga Rabu malam, petugas BPBD masih mengevakuasi warga dari zona merah menuju tempat aman. Erupsi dilaporkan terus berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awan panas pertama kali terpantau pada pukul 14.30 WIB.(BS/za)

Berita Terkait

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB