Stok Pangan Jelang Ramadan 2025 Aman, Pemkot Siapkan Pasar Murah

- Publisher

Selasa, 11 Februari 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

dok. Gerakan Pangan Murah di Surabaya.

i

dok. Gerakan Pangan Murah di Surabaya.


BicaraSurabaya.com – Menjelang Ramadan 2025, stok bahan pangan di Indonesia dipastikan aman dan mencukupi. Bahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sendiri menyiapkan Pasar Murah untuk mendukung stabilitas harga pangan jelang Ramadan.

Menteri Koordinator (Menko) Pangan RI, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa ketersediaan bahan pokok dalam kondisi stabil dengan harga yang terjangkau.

“Aman, beras cukup, semua cukup. Tersedia, harga terjangkau insyaallah,” ujar Menko Zulkifli, usai meninjau Kelompok Tani (Poktan) Kosagrha Lestari di Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Senin (10/2/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menyampaikan bahwa stok pangan di Kota Pahlawan juga dalam kondisi aman. Pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.

“Insyaallah aman, sampai hari ini kita sudah melakukan pengecekan di lapangan bersama-sama dengan tim kita, sampai saat ini masih aman,” kata Antiek.

Untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga pangan menjelang Ramadan, Antiek menegaskan bahwa Pemkot Surabaya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pasar murah di beberapa lokasi di kota tersebut.

Baca Juga:  Pemkot Buka Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Kategori Mahasiswa

“Kita bersama-sama dengan beberapa Perangkat Daerah (PD) akan melakukan gerakan pangan murah dan pasar murah di beberapa tempat untuk menyediakan harga yang tentunya lebih murah dibandingkan harga pasar,” jelas Antiek.

Selain itu, Antiek menyebutkan bahwa Pemkot Surabaya juga menjalin kolaborasi dengan distributor dan kelompok tani agar mereka dapat menjual produknya dengan harga lebih terjangkau.

“Yang kedua, kita juga berkolaborasi dengan beberapa distributor, beberapa kelompok tani untuk bisa menjual produknya, tentunya dengan harga yang lebih murah,” pungkasnya. (*/BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB