Bicarasurabaya.com – Sebanyak 21 peserta mengikuti pelatihan Analisis Big Data yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPN Veteran Jawa Timur pada Rabu-Jumat (10-12/07/2024). Pelatihan yang digelar di Hotel Movenpick itu diikuti oleh 20 civitas akademika Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makasar dan seorang dosen dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Pada hari pertama, mereka belajar teori-teori tentang Big Data, dan dilanjutkan pada hari kedua yang berfokus pada praktek langsung menggunakan software dalam menganalisis Big Data. Selanjutnya pada hari ketiga, para peserta melakukan studi tiru ke Fisip UPN Veteran Jawa Timur.
Pada kesempatan itu, Dekan FISIP UPN Veteran Jatim Catur Suratnoaji menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital disamping menjadi sarana komunikasi dan promosi, ternyata juga memberikan manfaat yang luar biasa untuk riset akademisi, termasuk riset yang berbasis Big Data. Oleh karena itu, FISIP Veteran Jatim terus berkolaborasi dan menularkan sebuah metode penelitian baru berbasis Big Data.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi, setelah kami mencoba menularkan Big Data kepada civitas akademika UPN Veteran Jatim, lalu kami juga bertekad untuk terus mengembangkan SDM di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, terutama dalam mengembangkan metode penelitian baru yang berbasis Big Data,” kata Catur.
Menurutnya, analisis Big Data ini sangat penting di era saat ini. Pasalnya, dengan Big Data memungkinkan pengelolaan data yang berjumlah sangat besar bisa diolah dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh perusahaan maupun organisasi.

Dalam pelatihan ini, para peserta dikenalkan dengan Big Data, baik Big Data dalam kebijakan publik, bisnis, dan riset. Bahkan, para peserta juga diajari teknik penarikan data (Data Mining), lalu analisis data, serta visualisasi data untuk pengambilan keputusan yang efektif.
“Pelatihan ini dibimbing langsung oleh para praktisi terkemuka yang memiliki pengalaman luas dalam analisis Big Data di berbagai instansi dan industri,” tegasnya.
Dekan yang terkenal dengan pakar Big Data ini juga bersyukur karena peminat pelatihan ini sangat banyak. Bahkan, pelatihan yang digelar kali ini merupakan pelatihan analisis Big Data yang keempat atau batch 4. “Semoga ini bisa terus berlanjut, sehingga banyak akademisi yang menggunakan analisis Big Data,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya dan Alumni FISIP UNHAS Moehammad Iqbal Sultan bersyukur karena sudah bisa membawa civitas FISIP UNHAS mengikuti pelatihan ini. Ia memastikan bahwa perwakilan dari semua departemen di FISIP UNHAS ikut hadir dalam pelatihan kali ini.
“Mudah-mudahan kita pulang dari pelatihan ini membawa oleh-oleh Software yang dapat membawa kebaikan bagi kampus kita ke depannya. Kalau teman-teman ini ada hasilnya, nanti saya akan usulkan kepada pihak rektorat untuk mendatangkan Pak Catur ke Makasar atau teman-teman UNHAS yang ke sini,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa pembelajaran tentang Big Data ini tidak akan berhenti sampai akhir pelatihan. Namun, ia memastikan akan terus menindaklanjuti ke tahapan berikutnya. “Nanti tindaklanjutnya kita bisa mengundang Pak Catur dan timnya ke sana atau nanti utusan kita yang akan belajar lagi ke UPN. Pokoknya ini harus ada tindaklanjutnya,” pungkasnya. (BS01)











