APBD Surabaya 2024 Sebesar Rp 10,9 Triliun, Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan hingga Infrastuktur

- Publisher

Kamis, 23 November 2023 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran pimpinan DPRD Surabaya saat pengesahan APBD 2024/Dok. Diskominfo Surabaya

i

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajaran pimpinan DPRD Surabaya saat pengesahan APBD 2024/Dok. Diskominfo Surabaya


Bicarasurabaya.com – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya tahun 2024 resmi ditetapkan sebesar Rp 10,9 triliun, tepatnya sebesar Rp 10.984.338.989.794,00. APBD 2024 itu digedok oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya pada rapat paripurna yang digelar hari Jumat (10/11/2024) yang bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Eri mengatakan APBD 2024 memprioritaskan bidang pendidikan, kesehatan dan juga infrastruktur. Dalam bidang pendidikan, Pemkot Surabaya terus berusaha menjamin akses pendidikan yang berkualitas, seperti penerapan zonasi sekolah, pemberian seragam gratis bagi pelajar tidak mampu, dan pemberian beasiswa pemuda tangguh untuk pelajar SMA/SMK dan juga perguruan tinggi.

Sedangkan dalam bidang kesehatan, Pemkot Surabaya juga terus berbenah menyediakan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada warga. Mulai pelayanan kesehatan 24 jam dan juga pelayanan Universal Health Coverage (UHC) yang saat ini sudah 100 persen. Bahkan, di tahun 2024 nanti akan ada pembangunan rumah sakit di Surabaya Timur dengan tipe C.

“Khusus untuk pendidikan dan kesehatan, angkanya masing-masing di level 21 persen dari APBD 2024, karena kita ingin menjamin pendidikan dan kesehatan seluruh warga Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri.

Selanjutnya di bidang infrastruktur, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan jalan di Wiyung, jalan di Banyuurip dan juga pembangunan underpass Dolog. Selain itu, pemkot juga akan fokus pada sarana-prasarana lain, seperti pavingisasi, perbaikan saluran air yang menekan ancaman banjir, lampu penerangan umum, perbaikan berbagai balai RW untuk mendekatkan layanan pada masyarakat, dan juga program pemberdayaan masyarakat, penyerapan tenaga kerja, dan pengentasan kemiskinan. “Kita targetkan di tahun 2024 angka kemiskinan di bawah 2 persen,” tegasnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua DPRD Surabaya saat pengesahan APBD 2024/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua DPRD Surabaya saat pengesahan APBD 2024/Dok. Diskominfo Surabaya

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan Surabaya pada tahun 2021 berada di angka 5,23 persen atau sekitar 152,49 ribu jiwa, kemudian di tahun 2022 turun menjadi 4,72 persen atau sekitar 138,21 ribu jiwa, dan di tahun 2023 turun menjadi 4,65 persen atau sekitar 136,37 ribu jiwa. Sedangkan angka kemiskinan ekstrem Surabaya pada tahun 2021 berada di angka 1,2 persen atau sekitar 35 ribuan, kemudian pada tahun 2022 angkanya turun menjadi 0,8 persen atau sekitar 23 ribuan.

Baca Juga:  Berhasil Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Surabaya Terima Dana Insentif Fiskal

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan keberhasilan penetapan APBD Surabaya pada Hari Pahlawan itu berkat kekompakan dan kerja sama semua pihak. Antara pimpinan dan semua anggota legislaitf, sinergi semua fraksi, serta antara DPRD Surabaya bersama Wali Kota Eri Cahyadi, Wakil Wali Kota Armuji bersama seluruh aparatur Pemkot Surabaya. “Dan, yang lebih penting lagi berkat partisipasi seluruh rakyat Kota Surabaya, yang handerbeni dan mencintai Kota Pahlawan ini,” kata Adi.

Menurutnya, dengan penetapan APBD Surabaya yang lebih dini ini, diharapkan aparatur pemerintah kota bisa menyiapkan lebih matang program dan kegiatan Surabaya lebih matang di tahun depan. Bahkan, ia berharap pada 2 Januari 2024, APBD bisa berjalan dengan efektif.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menyampaikan sambutan dalam rapat pengesahan APBD 2024 di DPRD Surabaya/Dok. Diskominfo Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menyampaikan sambutan dalam rapat pengesahan APBD 2024 di DPRD Surabaya/Dok. Diskominfo Surabaya

Adi juga menegaskan bahwa program-program pembangunan Kota Surabaya disusun melalui masukan, saran dan gagasan dari berbagai representasi masyarakat di kampung-kampung, yang dihimpun melalui musyawarah pembangunan. Juga melalui penjaringan aspirasi masyarakat yang dilakukan 50 anggota DPRD. Maupun melalui pertemuan-pertemuan informal dengan warga masyarakat di berbagai kampung dan pemukiman.

Baca Juga:  1.159 Balai RW di Surabaya Jadi Pusat Layanan Warga

“Pembangunan menyentuh di semua wilayah Surabaya, menyentuh di semua lapisan masyarakat, melibatkan semua kampung dan pemukiman, serta mencakup sekian banyak urusan pemerintahan. Kita beruntung punya kekuatan APBD yang besar, yang ditopang sumber daya manusia yang bagus, sistem pelayanan yang terus berbenah, serta leadership yang hebat di semua tingkatan. Ditambah lagi, kemajuan Surabaya digerakkan oleh partisipasi masyarakat yang hebat dan luar biasa,” kata Adi.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya juga menaruh perhatian lewat berbagai upaya sistematis untuk mengentas kemiskinan, menekan angka pengangguran melalui program-program padat karya sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat. “Sebagai kota besar, Surabaya tidak henti berbenah. Semakin maju kotanya, semakin sejahtera warganya,” pungkasnya. (ADV)

Berita Terkait

Langgar Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi
Pemerintah Siapkan Pendampingan dan Jaminan Sosial bagi Korban Ponpes Al Khoziny
Tiga Kebakaran Terjadi di Surabaya dalam Sehari, Satu Sopir Alami Luka Bakar
Mendagri dan APEKSI Bahas Strategi Fiskal: Dari TKD, PAD, hingga BUMD
Kos di Sidosermo Surabaya Terbakar, Satu Warga Luka Bakar Ringan
Berhasil Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemkot Surabaya Terima Dana Insentif Fiskal
Menjadi Catatan Sejarah, Pembukaan Piala Dunia U-17 Berlangsung di Surabaya
Siapkan Pemimpin Masa Depan, Wali Kota Eri Bakar Semangat Pemuda Surabaya di The Leader 2045
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:47 WIB

Langgar Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:58 WIB

Pemerintah Siapkan Pendampingan dan Jaminan Sosial bagi Korban Ponpes Al Khoziny

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:39 WIB

Tiga Kebakaran Terjadi di Surabaya dalam Sehari, Satu Sopir Alami Luka Bakar

Sabtu, 20 September 2025 - 10:31 WIB

Mendagri dan APEKSI Bahas Strategi Fiskal: Dari TKD, PAD, hingga BUMD

Selasa, 9 September 2025 - 11:48 WIB

Kos di Sidosermo Surabaya Terbakar, Satu Warga Luka Bakar Ringan

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB