Besi Penutup Saluran Dicuri Tiga Kawanan Maling, Wali Kota Eri Minta Pelakunya Ditangkap!

- Publisher

Minggu, 19 Maret 2023 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi pencurian besi penutup saluran air yang terekam kamera CCTV (kiri) dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tangkapan layar IG/Eri Cahyadi)

i

Aksi pencurian besi penutup saluran air yang terekam kamera CCTV (kiri) dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (tangkapan layar IG/Eri Cahyadi)


Bicarasurabaya.com – Beredar video di media sosial terkait aksi pencurian besi penutup saluran air di kawasan Jalan Ngagel Jaya Utara pada Jumat (17/3/2023) dini hari.

Aksi pencurian yang sempat terekam kamera CCTV tersebut, dilakukan oleh tiga orang pelaku. Untuk melancarkan aksinya, ketiga pelaku membawa besi penutup saluran air menggunakan gerobak kuning dengan ditarik sepeda motor.

Aksi pencurian yang videonya viral di media sosial ini pun mendapat respon dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, jangan sampai ada yang mengganggu pembangunan di Kota Surabaya. Bila ada kejadian serupa, ia mengimbau masyarakat untuk tak segan menangkap pelakunya.

Baca Juga:  Densus 88 Tangkap 12 Terduga Teroris di Jatim

“Lek wayahe bangun ojok digarai (kalau lagi membangun kota jangan diusik). Karena pembangunan itu (penanganan banjir) berdampak besar pada orang Surabaya, untuk mengurangi banjir, lah kok malah dicolong (kok malah dicuri). Mulai saiki, lek onok sing nyolong, ayo dicekel bareng-bareng (mulai sekarang, kalau ada yang mencuri, ayo ditangkap bersama),” tegas Wali Kota Eri Cahyadi dalam keterangannya, Minggu (19/3/2023).

Aksi pencurian besi penutup saluran air yang terjadi menjelang Subuh itu, membuat Wali Kota Eri geram. Ia pun meminta aparat penegak hukum untuk menangkap para pelaku agar diproses pidana.

“Pencurian semalam juga sudah kita masukkan dan laporkan, jadi wajahnya tertangkap CCTV,” kata Wali Kota Eri.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Menurun, Kini Surabaya Berstatus Zona Kuning

Di samping itu, Wali Kota Eri juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kota ini. Ia pun meminta warga agar tak segan melapor jika terjadi aksi serupa di lingkungannya.

Pelaporan tersebut harus bisa dibuktikan dengan rekaman berupa foto atau video kemudian dikirim ke nomor pengaduan Pemerintah Kota (Pemkot) di nomor telepon 0811-311-5777.

“Bisa juga dilaporkan ke (aplikasi) Wargaku atau nomor telepon pengaduan. Warga Suroboyo ayo jogo Suroboyo bareng-bareng (warga Surabaya, ayo kita jaga Surabaya bersama-sama), di samping itu kita juga gelar patroli,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Lilik Arijanto mengaku telah melakukan antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyesuaikan bahan besi yang berat agar tidak mudah diangkut.

Baca Juga:  IKA Unair Gelar Vaksinasi Massal di Lingkungan Pondok Pesantren

“Mengenai kasus ini, saya juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Surabaya. Bahkan tim rayon kami jika menemukan hal serupa pasti segera melapor ke polisi,” kata Lilik.

Senada dengan Wali Kota Eri, Lilik berharap, kepada warga Surabaya untuk tidak segan melapor jika terjadi kejadian serupa di lingkungannya.

“Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan teman-teman di Polsek untuk menindaklanjuti kejadian tersebut,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB