Bicarasurabaya.com – Polrestabes Surabaya menerima hibah 20 unit mobil listrik. Kendaraan listrik ini diberikan oleh PT Mobil Listrik Indonesia (Molindo) bersama perwakilan masyarakat Surabaya.
Penyerahan kendaraan berteknologi baru yang ramah lingkungan ini, berlangsung di Mapolrestabes Surabaya pada Selasa lalu (15/11/2022).
“Kami (Kasatlantas Polrestabes Surabaya) mewakili bapak Kapolrestabes Surabaya mengucapkan rasa syukur terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para pihak yang sudah berinisiatif, membantu dan men-support Kepolisian,” kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, Kompol Arif Fazlurrahman dalam keterangannya, dikutip Kamis (17/11/2022).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, kekuatan 20 motor listrik itu bisa memangkas beban anggaran negara melalui BBM.
“Ini (hibah) dari PT Molindo perusahaan yang bergerak di industri listrik yang bergerak di Jatim dan didukung oleh rekan-rekan pengusaha lainnya, ada pak Pak Sutandi Purnomosidi (Commercial Director Pakuwon Group) dan lainnya,” kata Arif.
Di waktu yang sama, Direktur Utama PT Molindo, Setiajit mengatakan, kendaraan listrik ini tidak mengeluarkan emisi gas dan kebisingan. Kelebihan lain adalah tidak menganggu dan bisa terhindar dari bahaya kesehatan. Implementasinya juga bisa mengurangi subsidi BBM yang cukup besar.
“Dengan menggunakan kendaraan listrik untuk operasional, Polri akan lebih efisien dan tidak harus mengalokasikan anggaran BBM yang besar. Polri juga bisa menjadi contoh sekaligus trigger percepatan peralihan kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik,” ujar Setiajit.
Ia juga menjelaskan, bahwa kendaraan yang dihibahkan ini merupakan produk motor listrik Molindo pertama di Jatim. Upaya ini bagian dari kebijakan pemerintah, dimana motor listrik bisa mengurangi angka kecelakaan, sekaligus menekan emisi dan kebisingan.
“Harapan kami, ke depan masyarakat semakin sehat. Kita juga harus mulai memakai kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle). Mungkin sekarang baru motor, selanjutnya mobil dan kendaraan lainnya,” bebernya.
Ia menegaskan, jika kendaraan listrik ini merupakan alat tranportasi yang paling murah dibanding kendaraan BBM. Operasional hanya butuh pengisian daya dalam tempo tiga jam untuk menghasilkan 3.000 watt. Tenaga ini bisa untuk menempuh jarak 70 sampai 80 km. Adapun estimasi pengeluarannya sekitar Rp4000.
“Mengapa kami dan teman-teman pengusaha mengapresiasi, karena semakin hari tugas polisi semakin berat. Itu sebabnya, hari ini harus menjadi trigger dan selanjutnya kita semua, bersama-sama membantu polantas,” tegasnya.
Sementara itu, Commercial Director PT Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi menegaskan, hibah motor ini bentuk kepercayaan dan apresiasi pengusaha kepada Polri. Ia berharap hibah tersebut bisa memberi value bagi masyarakat melalui Polri.
“Kalau nanti masyarakat semakin merasakan, rasa aman dan nyaman, mungkin 1.000 motor kita akan siapkan. Saya rasa ini menjadi satu pionir. Selanjutnya, Polrestabes mulai menjalankan patroli dengan motor listrik. Tentu selaras dengan pengurangan emisi,” pungkasnya. (Hms/BS02)






