Dua Srikandi Pemkot Surabaya Tak Canggung Terjun ke Saluran Bersihkan Lumpur dan Sampah

- Publisher

Senin, 22 November 2021 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPUMP Erna Purnawati serta Kepala DKRTH Anna Fajriatin, terlihat kompak mengangkat sampah dan lumpur hasil normalisasi saluran bersama Wali Kota Eri Cahyadi /dok. Humas Pemkot Surabaya.

i

Kepala DPUMP Erna Purnawati serta Kepala DKRTH Anna Fajriatin, terlihat kompak mengangkat sampah dan lumpur hasil normalisasi saluran bersama Wali Kota Eri Cahyadi /dok. Humas Pemkot Surabaya.


BicaraSurabaya.com – Dua srikandi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sepertinya sudah terbiasa berkecimpung dengan lumpur dan sampah. Keduanya bahkan seringkali terjun langsung ke gorong-gorong atau saluran saat giat kerja bakti massal normalisasi saluran.

Kedua srikandi itu adalah Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), Erna Purnawati, serta Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Kota Surabaya, Anna Fajriatin.

Seperti yang berlangsung pada Minggu, (21/11/2021) pagi, kedua srikandi itu tampak bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan normalisasi saluran di kawasan Jalan Setro Baru, Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari.

Normalisasi saluran di kawasan tersebut, dilakukan karena banyaknya sampah yang menyumbat hingga menjadi penyebab genangan saat turun hujan. Untuk itu, Pemkot Surabaya bersama warga Kelurahan Gading gotong-royong menggelar kerja bakti massal.

Wali Kota Eri mengatakan, bahwa warga di sejumlah RW Kelurahan Gading minta agar wilayahnya dilakukan normalisasi saluran. Sebab, ketika hujan deras turun, wilayah perkampungan mereka mengalami genangan.

“Baru beberapa meter kita sudah dapat empat truk sampah. Isinya ada botol macam-macam, termasuk lumpur. Tapi bukan banyak lumpurnya, malah yang banyak sampahnya,” kata Wali Kota Eri di sela kegiatan kerja bakti massal, Minggu (21/11/2021).

Baca Juga:  Wali Kota Eri Resmikan Pesona Laser Air Mancur Jembatan Suroboyo

Karena itu, wali kota yang akrab disapa Cak Eri itu menegaskan, seharusnya warga yang mendirikan usaha di atas saluran lebih berinisiatif membersihkan. Terlebih saat dilakukan pembokaran penutup saluran, aliran air tidak berfungsi normal karena banyaknya sampah plastik yang menyumbat.

“Sehingga apa? warga ini bisa melakukan kerja bakti, sehingga tidak banjir. Karena tadi kita lihat salurannya berhenti semua. Jadi saluran di Jalan Raya (Setro Baru) ini tidak berfungsi, karena sudah tertutup sama sampah,” ungkap dia.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Evaluasi Parkir Jalan Tunjungan: Tak Lagi Macet

Maka dari itu, Cak Eri menilai, bahwa kerja bakti massal yang diinisiasi Ketua LPMK, RT/RW bersama warga Kelurahan Gading patut dijadikan contoh bagi warga di kelurahan lain. Sebab, pemkot tentu tidak bisa menyelesaikan permasalahan banjir apabila warga sendiri enggan menjaga saluran dan lingkungannya.

“Kelurahan Gading ini bisa dibuat contoh, bagaimana kehebatan Ketua RT/RW, LPMK dan warganya itu bisa diterapkan ke kelurahan-kelurahan lain. Ayo bareng-bareng kita bersihkan, kita jaga saluran-saluran ini biar bisa mengalir dan tidak menimbulkan banjir,” pesan dia. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB