Sering Buat Konten di Medsos, Ibu Rumah Tangga di Gunung Anyar Meregang Nyawa

- Publisher

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi korban pembunuhan /dok. Pixabay

i

Ilustrasi korban pembunuhan /dok. Pixabay


Bicarasurabaya.com – Pelaku pembunuhan di Perumahan Wisma Tirta Agung, Gunung Anyar Tambak, Surabaya berhasil dibekuk Jatanras Polrestabes Surabaya, tiga jam pasca kejadian.

Pelaku adalah pria berinisial IA (48), warga asal Modo Kabupaten Lamongan. Pelaku berhasil dibekuk setelah anggota melaksanakan koordinasi dan kolaborasi dengan Polsek Bagor, Nganjuk.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana mengatakan, bahwa akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku IA, wanita berinisial DJ (46) harus meregang nyawa.

“Setelah Unit Jatanras dan Unit Inafis Polrestabes Surabaya melaksanakan olah TKP kemudian koordinasi dan kolaborasi dengan Polsek Bagor, Nganjuk, kita dapat mengamankan seorang laki-laki pelaku pembunuhan atau penganiayaan berat tersebut,” kata Kompol Mirzal dalam keterangan resmi tertulisnya, Sabtu (16/10/2021).

Kasat menjelaskan, bahwa korban berinisial Dj (46) ini diketahui meninggal dunia di Perumahan Wisma Tirta Agung, Gunung Anyar Tambak, Surabaya pada Jum’at (15/10/2021) siang.

Baca Juga:  Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Gubernur Khofifah Sampaikan Belasungkawa

Diketahui, pelaku dengan korban adalah pasangan nikah siri dan tinggal serumah. Dalam 2 bulan terakhir, keduanya sering cek-cok adu mulut dikarenakan pelaku cemburu terhadap korban yang sering membuat konten dalam media sosial (medsos) dan chatting WA dengan pria lain.

Sebelum kejadian, sekira pukul 07.00 WIB, pelaku sempat mengingatkan ke korban atas hal itu. Namun, justru korban malah marah dan akhirnya terjadi adu mulut, yang kemudian pelaku emosi dan mengambil alat besi pleser untuk dipukulkannya.

Baca Juga:  Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

“Korban dipukul sebanyak 5 kali, yang diarahkan ke punggung, lalu diarahkan kepala bagian belakang sebanyak dua kali dan diarahkan ke kepala bagian depan sebanyak dua kali hingga korban meninggal dunia,” tambah Mirzal.

Barang bukti yang ikut diamankan, 1 besi pleser, 1 helai rambut korban, celana jeans warna biru milik pelaku yang ada noda darahnya dan kaos berkrah motif warna biru tua, putih dan biru muda. (BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB