Dinsos Jatim Gandeng RSJ Menur Siap Bebaskan 25 ODGJ dari Pasung

- Publisher

Minggu, 3 Oktober 2021 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dipasung /net

i

Ilustrasi: Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dipasung /net


Bicarasurabaya.com – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur akan kembali bekerja sama dengan RSJ Menur Surabaya dalam pembebasan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pada bulan Oktober ini.

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Alwi mengatakan, ada sebanyak 25 ODGJ dari Kabupaten Nganjuk yang akan dibebaskan dari pasung. Ini sebagaimana menindaklanjuti arahan Gubernur Jatim dalam program Jatim Bebas Pasung 2024 untuk semua kabupaten/kota di Jatim.

“Jika sudah lapor dan koordinasi dan daerah mana yang siap maka akan kami tindaklanjuti,” kata Alwi sebagaimana dilansir dalam laman resmi kominfo.jatimprov.go.id, Jumat (1/10/2021).

Dinsos Jatim sampai saat ini mencatat ada 300 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung oleh keluarganya sendiri.

Alwi menyebut ratusan ODGJ yang dipasung itu tersebar di 38 kabupaten/kota di Jatim dengan rata-rata sepuluh orang di setiap wilayah.

Hal itu terus bertambah akibat pemasungan ulang. Menurut Alwi, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten/kota di Jatim untuk melakukan upaya pembebasan ODGJ dari pasung. “Sebab, tanpa kerja sama yang baik target Jatim bebas pasung sulit tercapai,” ujar Alwi.

Baca Juga:  TKSK Terima Bantuan Kendaraan Operasional dari Gubernur Jatim

Untuk tahapannya, tiap ODGJ yang sudah bebas dari pemasungan akan ditangani tim dokter di RSJ Menur Surabaya sampai dinyatakan sehat. Setelah itu baru bisa dikembalikan ke daerah. “Sebelum dikembalikan harus ditempatkan di Panti Sosial agar bersosialisasi,” jelas dia.

Di panti sosial, Alwi menyebut, para korban pemasungan akan mendapatkan pembinaan dengan berbagai keterampilan dan keahlian. Harapannya saat dikembalikan ke kampung halaman, korban bisa memiliki kegiatan yang produktif.

“Kalau saat kembali, tidak diterima dikhawatirkan akan terjadi repasung. Jadi, pelan-pelan, begitu kembali, sudah dalam keadaan normal,” kata Alwi.

Baca Juga:  TKSK Terima Bantuan Kendaraan Operasional dari Gubernur Jatim

Beberapa waktu yang lalu, Direktur RS Jiwa Menur, dr Moch Hafidin Ilham menyatakan, pembebasan pasung ini merupakan salah satu tujuan yang dicanangkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dalam Nawa Bhaktinya, Jatim bebas pasung.

“Melalui kegiatan inovasi-inovasi,yaitu berusaha untuk jemput bola ke daerah-daerah, agar tidak ada pasien pasien pasung di wilayah Jatim, mereka akan kita bebaskan, akan kita rawat di rumah sakit, sampai betul-betul bisa mandiri, kemudian kita kirim kembali ke daerah asal,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB