Kedua Kalinya Surabaya Raih Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Tertinggi

- Publisher

Selasa, 28 September 2021 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

i

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.


Bicarasurabaya.com – Kota Surabaya menerima penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI, Kategori Mentor. Ini merupakan kedua kalinya Surabaya meraih kategori tertinggi dalam APE.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada Menteri PPPA serta tim verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya atas terpilihnya Kota Pahlawan sebagai penerima APE 2020 Kategori Mentor. Anugerah ini, merupakan wujud dan apresiasi tertinggi yang diberikan Kementerian PPPA atas inovasi Kota Surabaya dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender.

“Sehingga Surabaya menjadi satu-saunya kota yang mendapatkan (penghargaan APE) Kategori Mentor tahun 2020 ini,” kata Wali Kota Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Senin (27/9/2021).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Eri menjelaskan, bahwa penghargaan ini berhasil diraih berkat gotong-royong kerja bersama seluruh pihak. Baik pemerintah, LSM, perguruan tinggi, dunia usaha, maupun seluruh masyarakat Surabaya dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.

Baca Juga:  Surabaya Tetapkan APBD 2026 Rp12,7 Triliun, Eri Fokus Genjot PAD

“Perlu kerja bersama agar laki-laki dan perempuan bisa mendapatkan akses, manfaat, partisipasi, kontrol yang sama dalam merencanakan maupun menikmati hasil pembangunan,” katanya.

Menurutnya, tanpa gotong-royong dari semua pihak, kesetaraan gender tidak akan bisa terwujud di Kota Surabaya. Bagi Wali Kota Eri, penghargaan ini akan semakin memotivasi pemkot untuk terus konsisten melakukan keberlanjutan pembangunan responsif gender. Sekaligus, menjamin hasilnya agar adil bagi semua pihak, baik laki-laki maupun perempuan.

“Pemerintah Kota Surabaya akan terus berkreasi dan berkolaborasi serta bersinergi bersama stakeholder untuk menjadikan perempuan dan anak di Kota Surabaya bermartabat, mandiri, berkualitas dan berdaya saing,” jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menjelaskan, bahwa penghargaan ini diberikan oleh Kementerian PPPA kepada kota/kabupaten lembaga/departemen yang telah berperan aktif di dalam pengarusutamaan gender.

Baca Juga:  Ratusan Warga Dimakamkan Secara Prokes, Pemkot Buat Peti Mati untuk Bantu Ringankan Beban Keluarga

“Keberhasilan di dalam pemerintah kabupaten/kota atau lembaga/departemen yang memiliki kebijakan di dalam kesetaraan gender. Jadi di dalam pelaksanaan aktivitas pembangunannya itu melakukan analisa terkait dengan pengarusutamaan gender,” kata Antiek.

Bentuk implementasinya, Antiek mencontohkan, misalnya bagaimana Pemkot Surabaya memberikan kebijakan terkait kesetaraan gender di lingkungan tempat kerja. Para pejabat laki-laki dan perempuan, memiliki kesempatan yang sama dalam menduduki jabatan struktural di lingkungan pemkot.

“Kemudian berpartisipasi di dalam pembangunan, baik eksekutif maupun legislatif. Sedangkan di masyarakat, bagaimana mereka berperan aktif bersama dengan pemerintah, perguruan tinggi, maupun swasta kepada kesetaraan gender,” katanya.

Antiek menjelaskan, bahwa ada beberapa kategori yang diberikan dalam Anugerah Parahita Ekapraya. Sementara Kota Surabaya sendiri, di tahun 2020 mendapatkan penghargaan Kategori Mentor.

“Nah, Mentor ini kategori yang tertinggi. Dan kita satu-satunya kota yang mendapatkan penghargaan Kategori Nentor. Ini kedua kalinya Surabaya mendapatkan Kategori Mentor,” jelasnya.

Baca Juga:  Usai Melalui Seleksi Ketat dan Latihan, Wali Kota Eri Kukuhkan 12 Anggota Paskibra

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya itu menerangkan, bahwa dalam proses penilaian APE, Kementerian PPPA sangat komprehensif. Bahkan, penilaian dilakukan mulai tingkat kelurahan, kecamatan maupun dalam setiap data aktivitas kegiatan.

“Misalnya, ketika kita beraktivitas pembinaan sosialisasi kepada UMKM, itu kita selalu membuat data terpilah antar laki-laki dan perempuan memberikan kesempatan yang sama,” tuturnya.

Atas penghargaan yang berhasil diraih Kota Surabya tersebut, pihaknya menyatakan, bakal terus berinovasi dalam mewujudkan kesetaraan gender di lapangan. Terlebih pula, bagaimana tetap bisa mempertahankan kolaborasi antara pemerintah kota, perguruan tinggi, LSM, maupun dunia usaha.

“Tentunya kita harus menguatkan kembali kolaborasi dan komitmen untuk kita tetap bisa mempertahankan. Tentu kita harus mempunyai inovasi-inovasi yang bisa menciptakan kembali untuk bisa menguatkan peran kita di sini,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB