Kolaborasi Vaksinasi Aglomerasi Terus Berlanjut, Wali Kota Eri: Surabaya Tak Bisa Sendiri

- Publisher

Sabtu, 25 September 2021 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi /Ist

i

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi /Ist


Bicarasurabaya.com – Surabaya Raya merupakan wilayah aglomerasi. Kota/kabupaten yang ada di dalam aglomerasi itu seperti bagian yang tidak terpisahkan. Sehingga masing-masing daerah itu harus saling support dan membantu satu sama lainnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, percepatan vaksinasi di wilayah aglomerasi terus dikebut. Bahkan, kolaborasi ini terus dilakukan hingga seluruh daerah itu mencapai herd immunity.

“Kita bersama menyelesaikan vaksinasi aglomerasi. Dan kita sudah lakukan di Sidoarjo yang hari ini, kemarin bertemu Pak Bupati sudah mencapai (dosis 1) 50 persen lebih,” kata Wali Kota Eri saat menghadiri pemusnahaan barang bukti penyalahgunaan narkotika di Mapolrestabes Surabaya, Jum’at (24/9/2021).

Dengan demikian, Wali Kota Eri menyebut, vaksinasi kolaborasi ini selanjutnya dapat berpindah ke Kabupaten Gresik. Bahkan, setelah dari Kabupaten Gresik, vaksinasi kolaborasi berencana bergerak ke Kabupaten Mojokerto.

“Insya allah Senin kita bisa berpindah ke Gresik, dan tadi juga bertemu Pak Bupati Mojokerto dan Pak Bupati juga menyampaikan setelah dari Gresik, mohon bisa bergerak ke Mojokerto,” ujarnya.

Menurutnya, wilayah aglomerasi ini tidak bisa dipisahkan. Sehingga, daerah satu dan yang lain butuh saling support dan kolaborasi. Salah satunya dalam kolaborasi upaya percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity.

Baca Juga:  Bagi Takjil hingga Sahur on The Road di Jalanan Surabaya Dilarang

“Jadi memang aglomerasi ini Kota Surabaya tidak bisa sendiri. Bagaimana kita bisa menyelesaikan seluruh aglomerasi yang ada membantu percepatan vaksinasi,” jelasnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini berharap, adanya vaksinasi kolaborasi ini manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat aglomerasi. Meski begitu, ia memastikan pelaksanaan vaksinasi di Surabaya tak akan terganggu.

“Vaksinasi di Surabaya terus berlanjut, karena tempat kita ini, kolaborasi TNI-Polri dengan Pemerintah Daerah di Kota Surabaya ini sangat erat sekali,” terangnya.

Bahkan, Wali Kota Eri menyatakan, ketersediaan vaksin yang ada dengan jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Surabaya itu mampu menyelesaikan vaksinasi lebih cepat. “Jadi vaksin itu habis kita sudah selesai, menunggu beberapa hari jeda kita pindah ke tempat yang lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Ini Jurus Eri Cahyadi Pulihkan Ekonomi Warga Usai Pandemi

Apalagi, Wali Kota Eri menilai, vaksinasi kolaborasi ini dapat lebih cepat dengan adanya dukungan 22 unit mobil vaksin dari Polrestabes Surabaya. Karena, vaksinasi ini bisa menyasar langsung turun ke desa-desa.

“Mobil-mobil vaksin yang inovasinya Pak Kapolrestabes bisa turun ke bawah, itu bisa mempercepat (vaksinasi) yang ada desa-desa. Terutama yang ada di Sidoarjo, Gresik maupun nanti di Mojokerto,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB