Pemkot Surabaya Bangun Tanggul dan Tinggikan Jalan Tengger Raya

- Publisher

Senin, 19 Februari 2024 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas DSDABM Kota Surabaya mulai melaksanakan pengerjaan tanggul di Jalan Tengger Raya pada Minggu (18/2/2024) /dok. Pemkot Surabaya

i

Satgas DSDABM Kota Surabaya mulai melaksanakan pengerjaan tanggul di Jalan Tengger Raya pada Minggu (18/2/2024) /dok. Pemkot Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membangun tanggul dan meninggikan Jalan Tengger Raya, Benowo. Upaya ini dilakukan untuk menanggulangi banjir kiriman di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Syamsul Hariadi mengatakan bahwa salah satu fokus pembenahan infrastruktur di tahun 2024 adalah penanggulangan banjir yang sudah terjadi belasan tahun di wilayah Kecamatan Pakal dan Benowo.

“Karena memang dari dulu pembangunan terfokus ke wilayah timur dan selatan. Yang barat ini dari sisi jumlah (rumah) pompa juga kurang, dan saluran juga kurang maksimal,” kata Syamsul Hariadi, Senin (19/2/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karenanya, Syamsul menyatakan bahwa di masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pemkot lebih banyak fokus ke wilayah barat.

Baca Juga:  Antisipasi Curanmor, Satpol PP Pertimbangkan Pendirian Pos Pantau di Kawasan Balai Kota

Nah, salah satu pembenahan infrastruktur yang sedang dikerjakan pemkot di wilayah barat adalah peninggian Jalan Tengger Raya, Benowo, untuk penanggulangan banjir.

“Ini langsung kita laksanakan dan (pembuatan) tanggul juga. Sementara (tanggul) kita sandbag dulu, sehingga airnya tidak keluar ke jalan. Sambil ditanggul pakai sandbag, kemudian kita kerjakan juga tanggul (permanen) dengan batu kumbung,” ungkap Syamsul.

Selain membangun tanggul untuk menahan air, Syamsul menyebut, pihaknya juga melakukan peninggian Jalan Tengger Raya. Jalan tersebut akan ditinggikan antara 30-50 centimeter dengan panjang sekitar 500 meter.

“Kalau tanggul-nya sudah selesai kita tinggikan juga jalanya 30-50 centimeter. Jadi mulai Jembatan Tengger itu ke arah Jalan Kandangan, sekitar 500 meter,” paparnya.

Baca Juga:  Eri Cahyadi Soal UKT Beasiswa Pemuda Tangguh: Gotong Royong untuk yang Benar-Benar Mampu

Menurutnya, pembangunan tanggul dan peninggian Jalan Tengger Raya, Benowo Surabaya, direncanakan menggunakan skema swakelola. Namun, ia memastikan, saat ini pihaknya mulai melakukan pengurukan sandbang sebagai penahan air.

“Yang penting kita urug dulu, jadi ada prosesnya, uruk dulu kemudian dipadatkan. Kita targetkan semua satu bulan selesai (pembangunan tanggul) sama peninggian jalan,” tuturnya.

Sebelumnya pada Minggu (18/202024) pagi, Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajarannya meninjau langsung kawasan Jalan Tengger Raya, Benowo, yang sebelumnya sempat tergenang pada Sabtu (17/2/2024) malam.

Dalam tinjauannya tersebut, Wali Kota Eri menginstruksikan jajarannya untuk melakukan sejumlah pembenahan infrastruktur untuk penanggulangan banjir.

Baca Juga:  Pasar Turi Baru 90 Persen Siap Dibuka

“Jalannya (Tengger Raya) itu terlalu rendah juga, jadi kita akan tinggikan. Nah, di tahun 2022 itu sebenarnya sudah ditinggikan jalannya 1,2 cm, makanya dulu yang banjir sepinggang berubah jadi satu lutut,” kata Cak Eri, sapaan lekatnya.

Akan tetapi, Cak Eri menyebut, peninggian Jalan Tengger Raya pada tahun 2022, ternyata tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah banjir yang telah belasan tahun melanda.

Karena itu, ia meminta jajarannya untuk membangun tanggul sekaligus melakukan pengerukan bozem yang ada wilayah tersebut.

“Jadi kita buat tanggul dan peninggian jalan (Tengger Raya). Ada juga bozem di sana kita tutup dengan pembatas (tanggul), setelah itu kita (keruk) dalamkan,” tandasnya. ***

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB