Kapolrestabes Ingatkan Anggota agar Lebih Humanis Cegah Gangguan Kamtibmas

- Publisher

Minggu, 19 September 2021 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan (jaket merah) saat memberikan arahan kepada anggotanya /Ist

i

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan (jaket merah) saat memberikan arahan kepada anggotanya /Ist


Bicarasurabaya.com – Puluhan anggota dari jajaran Polrestabes Surabaya berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (18/9/2021) malam.

Tim gabungan Respon Cepat Tindak (Respatti) dan Resmob ini mendapat arahan langsung dari Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Dalam arahannya, Kapolrestabes Surabaya meminta anggota agar lebih humanis dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan kepada anggotanya agar setiap melakukan pencegahan kejahatan maupun gangguan, lebih menekankan langkah preemtif dan preventif. Ini akan membuat risiko gangguan maupun kejahatan hilang.

Baca Juga:  357 Personel Polrestabes Surabaya Naik Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

“Sesuai pesan Bapak Kapolri kita tetap humanis dalam melakukan pencegahan gangguan keamanan. Ini bukan berarti kita kendor dalam melaksanakan kegiatan, sebaliknya harus tetap siap,” terang Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Saat ini, kepolisian terus melaksanakan patroli untuk mendisiplinkan masyarakat. Apalagi, Surabaya sudah masuk zona kuning Level 1 berdasarkan asesmen Kementerian Kesehatan.

Maka dari itu, Kapolres berharap masyarakat terus memberikan dukungan dalam menjaga Surabaya tetap sehat dan aman dengan taat protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga:  Polisi Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Bermotif Cemburu di Wonosari Wetan

“Disiplin akan mampu meningkatkan sosial ekonomi masyarakat semakin baik. Mari kita jaga bersama, kami mohon dukungan masyarakat,” jelasnya. (BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB