Dikoordinir Dispendik, Vaksinasi Massal Khusus Anak SD-SMP Usia 12 Tahun ke Atas Digelar Besok di G10N

- Publisher

Sabtu, 10 Juli 2021 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Eri/Dok. Humas Pemkot Surabaya

i

Wali Kota Eri/Dok. Humas Pemkot Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melaksanakan vaksinasi dosis pertama untuk pelajar SD dan SMP usia 12 tahun ke atas se-Kota Surabaya di Gelora 10 November (G10N), Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Minggu (11/7/2021). Sedangkan vaksinasi bagi masyarakat umum di G10N sementara dihentikan sembari menunggu ketersediaan vaksin.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, pada Minggu (11/7/2021) vaksinasi di G10N dikhususkan bagi pelajar SD-SMP usia 12 tahun ke atas di Surabaya. Para peserta vaksinasi ini berasal dari sekolah yang sebelumnya telah dikoordinir oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Untuk yang SD-SMP kita lakukan besok di sini (G10N). Mereka nanti diantar oleh masing-masing guru dan orang tuanya,” kata Wali Kota Eri di sela memantau pelaksanaan vaksinasi di G10N, Sabtu (10/7/2021).

 

Oleh sebab itu, Wali Kota Eri kembali menegaskan, bahwa vaksinasi di G10N untuk masyarakat umum, mulai besok sementara dihentikan. Sebab, di G10N akan difokuskan untuk anak-anak SD-SMP se-Kota Surabaya. “Saya sampaikan kepada seluruh warga Surabaya, besok vaksinasi umum kita hentikan dulu, besok khusus untuk anak-anak SD dan SMP,” tegasnya.

Baca Juga:  Bahu Membahu Kejar Target Herd Immunity, Serbuan Vaksin di Surabaya Digelar di 67 Lokasi

 

Ia menjelaskan, bahwa anak-anak SD dan SMP yang akan mengikuti vaksinasi di G10N ini dikoordinir dan dihubungi oleh Dispendik Surabaya. Oleh karena itu, tidak semua sekolah SD-SMP di Surabaya yang akan menerima undangan vaksinasi di G10N. “Kita sudah panggil sekolah-sekolahnya, tidak semua sekolah di Surabaya, tapi akan bergantian,” jelasnya.

 

Meski begitu, Wali Kota Eri memastikan bahwa untuk lembaga pendidikan SD-SMP yang tidak mendapatkan undangan vaksinasi di G10N akan tetap mendapatkan vaksin yang akan dilaksanakan di masing-masing sekolah. “Ada sebagian memang. Jadi, nanti kita pecah-pecah, karena kalau semua di sini (G10N) juga tidak mungkin,” imbuhnya.

Baca Juga:  IKA Unair Gelar Vaksinasi Massal di Lingkungan Pondok Pesantren

 

Sementara itu, Kepala Dispendik Kota Surabaya, Supomo menyampaikan, bahwa pelaksanaan vaksinasi pelajar SD-SMP di G10N akan diikuti oleh 125 sekolah. “Ada 125 SD-SMP di Surabaya yang akan mengikuti vaksinasi di G10N besok,” kata Supomo.

 

Supomo menjelaskan, bahwa Dispendik sudah memberitahukan kepada setiap kepala sekolah yang akan mengikuti vaksinasi di G10N untuk menghubungi orang tua murid agar bisa mendampingi anak-anak mereka menerima vaksin. “Kita sampaikan kepada kepala sekolah untuk memberitahukan kepada orang tua murid untuk datang vaksin ke Tambaksari,” jelasnya.

 

Sementara untuk syarat vaksin bagi pelajar SD-SMP di G10N harus berusia 12 tahun ke atas dan membawa Kartu Keluarga (KK) atau Kartu Identitas Anak (KIA) bagi yang sudah memiliki. Bisa pula dengan membawa Kartu Pelajar Sekolah. Tidak hanya itu, bagi siswa SD juga diimbau mengenakan seragam sekolah putih merah, sedangkan siswa SMP menggunakan seragam sekolah putih biru.

Baca Juga:  Guru hingga Ulama di Surabaya Mulai Terima Vaksin Covid-19

 

“Kalau kebetulan KK-nya itu luar Surabaya, bisa menyertakan surat keterangan dari sekolah kalau anak itu bersekolah di tempat itu,” ujarnya.

Di samping itu, mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya ini juga mengimbau kepada para orang tua agar dapat mendampingi anak-anaknya mengikuti vaksinasi di G10N. Dengan adanya pendampingan dari orang tua, tentunya hal ini akan menambah spirit keberanian atau moral dari anak-anak tersebut. “Jadi mohon kepada para orang tua juga bisa mendampingi anak-anaknya,” pesan dia.

Supomo memastikan, bahwa ke depan semua anak-anak SD-SMP se-Surabaya akan mendapatkan vaksin. Namun, untuk pelaksanaan vaksinasinya akan dilaksanakan secara bertahap sembari menenuggu ketersediaan vaksin. “Semua anak Surabaya SD-SMP akan tervaksin,” pungkasnya. (BS01)

 

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB