Kericuhan Kembali Terjadi di Posko Penyekatan Suramadu, Begini Penjelasan Satgas Covid-19 Surabaya

- Publisher

Selasa, 22 Juni 2021 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkapan layar insiden di posko penyekatan Suramadu sisi Surabaya /Ist

i

Foto tangkapan layar insiden di posko penyekatan Suramadu sisi Surabaya /Ist


Bicarasurabaya.com – Sebuah video viral kericuhan di posko penyekatan pintu keluar Jembatan Suramadu arah ke Surabaya beredar luas di media sosial. Video ini diketahui pertama kali diunggah oleh akun instagram resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya @sehatsurabayaku pada Selasa (22/6/2021) pagi.

Dalam keterangan tertulisnya, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Irvan Widyanto menjelaskan, bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 04.30 – 05.30 WIB, Selasa (22/6/2021).

“Telah terjadi upaya provokatif yang dilakukan masyarakat dari Arah Jembatan Madura – Surabaya, dengan tujuan agar bebas melintas memasuki Kota Surabaya tanpa perlu diswab Antigen,” kata Irvan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6/2021).

Pada keterangannya itu, Irvan juga memaparkan, bahwa peristiwa ini diawali dengan adanya titik kumpul penumpukan rombongan kendaraan roda 2 di sisi timur depan gate Jembatan Suramadu pada pukul 04.30 hingga 05.30 WIB.

“Kemudian rombongan pengendara R2 melakukan pengerusakan pagar pembatas Gate Jembatan Suramadu hingga jebol, berjalan putar balik dengan Route (Sisi Barat – Bawah Jembatan Suramadu – Jl. Jalur Lambat Depan BPWS Belakang),” terangnya.

Baca Juga:  Jalankan Instruksi Presiden, Wali Kota Eri Cahyadi Perkuat Rantai Pasok Hotel dan UMKM

Hal itu lantas membuat rombongan kendaraan yang melintas menerobos pemeriksaan swab antigen. Irvan menyebut, setidaknya ada sekitar 100 orang melintas depan belakang jalur lambat (Depan Tenda PCR) melakukan provokasi dengan tindakan yang tidak terpuji.

“Sambil melintas melakukan blayer motor motor. Sambil melintas, terdapat beberapa pengendara turun dari motor dan menendang kursi-kursi tenda di PCR dan saling dorong kecil dengan petugas pengamanan,” ungkap dia.

Untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, Irvan mengungkapkan, bahwa salah satu anggota Brimob kemudian menembakkan Gas Air Mata untuk menghalau massa pengendara agar membubarkan diri.

Baca Juga:  Kendalikan Inflasi, Wali Kota Eri Siapkan Pasar Murah

“Dalam upaya mengurai massa pengendara, pihak petugas pengamanan mempercepat laju kendaraan rombongan kl. (kurang lebih) 100 (orang) tersebut, dan tidak dilakukan swab antigen terhadap seluruh pengendara,” tutupnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB