Viral Video di Medsos, Oknum Massa Disebut Arahkan Petasan ke Petugas Penyekatan Suramadu

- Publisher

Selasa, 22 Juni 2021 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkapan layar insiden di posko penyekatan Suramadu sisi Surabaya /Ist

i

Foto tangkapan layar insiden di posko penyekatan Suramadu sisi Surabaya /Ist

Bicarasurabaya.com – Sebuah video viral peristiwa kericuhan beredar di sosial media. Berdasarkan informasi yang dihimpun, video tersebut menunjukkan adanya kericuhan di posko penyekatan pintu keluar Jembatan Suramadu arah ke Surabaya.

Video ini diunggah oleh akun instagram resmi Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya @sehatsurabayaku. Dalam unggahannya ini, akun tersebut juga menuliskan keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Sekelompok massa tiba-tiba datang ke pos penyekatan dan swab yang berada di pintu keluar Jembatan Suramadu arah Surabaya, pagi tadi, pukul 05.00 WIB,” tulis keterangan dalam unggahan video @sehatsurabayaku seperti dilihat Bicara Surabaya, Selasa (21/6/2021) pagi.

Dalam keterangannya, akun @sehatsurabayaku juga menjelaskan bahwa, dalam peristiwa ini beberapa oknum massa disebutkan membawa petasan dan diarahkan kepada petugas penyekatan.

“Beberapa oknum massa tersebut membawa petasan yang diarahkan ke petugas. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui adanya korban jiwa/luka. Dan kondisi kembali kondusif,” tulisnya.

Tak hanya itu, pada unggahannya ini akun @sehatsurabayaku juga memanjatkan doa agar senantiasa diberikan keselamatan oleh Tuhan setiap menjalankan tugas. “Ya Allah Ya Tuhan kami.. Lindungilah kami dalam melaksanakan setiap tugas untuk melayani masyarakat di bidang kesehatan,” lanjutnya.

Akun ini juga menuliskan bahwa penyekatan dan swab yang dilakukan di Jembatan Suramadu, tidak ada niatan untuk menyengsarakan masyarakat. “Dulur.. Kita semua sedulur, saudara, tretan. Tidak ada satupun niat untuk menyengsarakan/menghambat semua,” tulisnya.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Hari Raya Idulfitri 1445H

Jika boleh memilih, akun instagram ini juga menyatakan, bahwa sebenarnya para petugas itu ingin beristirahat bersama keluarga dan bukan di pinggir jalan atau posko penyekatan Suramadu. Namun, hal ini dilakukan karena demi tugas dan tanggung jawab moral.

“Jika kami boleh memilih, kamipun ingin istirahat di malam hari bersama keluarga di rumah, bukan di pinggir jalan seperti ini. Tapi semua kami lakukan demi tugas dan tanggung jawab moral kami menjaga dan melindungi semua warga dari bahaya penyakit COVID-19 yang saat ini tengah melanda negeri ini,” tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.

Baca Juga:  Polisi Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Bermotif Cemburu di Wonosari Wetan

Oleh sebab itu, akun tersebut juga mengajak seluruh masyarakat agar saling menahan diri dan tidak mengedepankan emosi semata. Harapannya, mata rantai pandemi Covid-19 bisa segera terputus dan kehidupan dapat berjalan normal seperti sedia kala.

“Semoga semua bisa menahan diri agar bisa kembali pulih seperti sedia kala. Ayo dulur (saudara).. Bantu kami dengan tindakan nyata kalian, yakni disiplin terapkan protokol kesehatan. Bisa kan?” tutup keterangan dalam video tersebut. (BS02)

Berita Terkait

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB