Antisipasi Kejahatan Jalanan, Pemkot Surabaya Siagakan Satpol PP 24 Jam

- Publisher

Sabtu, 22 Mei 2021 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel persiapan pengamanan malam Tahun Baru 2021 di Taman Surya, Balai Kota Surabaya (Dok. Bicara Surabaya)

i

Apel persiapan pengamanan malam Tahun Baru 2021 di Taman Surya, Balai Kota Surabaya (Dok. Bicara Surabaya)


Bicarasurabaya.com – Maraknya aksi kejahatan jalanan di Surabaya, ternyata memantik simpati Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Apalagi, beberapa waktu lalu kejahatan jalanan juga menimpa salah seorang wartawan media online di Jalan Ciliwung, Wonokromo.

Orang nomer satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini pun geram. Ia menyatakan bakal memperketat pengawasan tak hanya di Jalan Ciliwung, Wonokromo.

Bahkan, seluruh jalan-jalan protokol yang dianggap rawan di Kota Surabaya akan dipasang CCTV. Hal tersebut dilakukan untuk membuat warga Surabaya aman dan nyaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua nanti Insya Allah, kita sudah minta Dishub (Dinas Perhubungan) untuk memastikan jalan protokol, jalan-jalan yang rawan itu sudah terkoneksi dengan CCTV,” kata Eri Cahyadi usai berkantor di Kelurahan Kertajaya, Jumat (21/5/2021).

Baca Juga:  Tekankan Keamanan dan Standar Produksi, Pemkot dan UPN Jatim Gelar Pelatihan Inventaris Produk dan Proses Produksi

Selain penambahan kamera CCTV, pihaknya juga meminta Satpol PP Kota Surabaya untuk bersiaga di jalan-jalan yang dianggap rawan.

“Yang kedua, Insya Allah sudah saya minta kepada Satpol PP jalan-jalan yang ada pedestriannya dan jalan-jalan yang rawan itu nanti akan ada Satpol PP berdiri di situ selama 8 jam. Nanti akan diganti shift 8 jam. Kalau daerah tertentu yang rawan akan ada tiga shift, jadi nanti bukan berdiri (saja) nanti akan kita berikan sepeda, setiap 2 kilometer akan riwa-riwi (mondar-mandir), jadi setiap 2 kilo seperti itu,” ungkap Eri.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Umumkan Hasil Seleksi Direksi PDAM Surya Sembada

Bagi Eri, penjagaan Satpol PP di seluruh jalan protokol tak hanya untuk mengantisipasi adanya tindak kejahatan jalanan. Namun juga untuk mengantisipasi adanya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar pedestrian dan jalan protokol di Surabaya.

“Jadi nanti kalau ada yang ngomong PKL masih onok nang kunu (masih ada di situ), ada orang ngamen kejar-kejaran. Jadi ada Satpol orangnya pindah, nggak ada Satpol orangnya kembali,” ungkap Eri.

Baca Juga:  Malam Tahun Baru 2023, Wali Kota Eri: Tidak Boleh Konvoi dan Knalpot Brong

Dengan langkah seperti itu, maka Pemkot Surabaya berencana akan menambah personel pengamanan. Baik dari Satpol PP maupun Linmas yang dikhususkan bagi warga Kota Surabaya dan masuk dalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Siapa yang di sana nanti ya orang Surabaya, siapa orang Surabaya yang bekerja itu, yang masuk MBR dulu. Yang bukan MBR santai dulu. Yang bukan MBR kuabeh mlebu (semua masuk) kita mendahulukan saudara kita yang pendapatannya di bawah Rp 7 juta,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB