Jalin Sinergi dengan Pihak Terkait, BKKBN Jatim Perkuat Program Bangga Kencana

- Publisher

Selasa, 23 Februari 2021 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pra Rakerda BKKBN Jatim /Ist

i

Pra Rakerda BKKBN Jatim /Ist


Bicarasurabaya.com – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar Pra Rapat Kerja Daerah (Pra Rakerda) melalui hybri meeting (virtual dan offline), Senin (22/02/2021).

Pra Rakerda dilaksanakan dengan tujuan untuk melakukan evaluasi capaian kinerja tahun 2020 serta mengetahui profil kependudukan di Provinsi Jawa Timur pasca sensus penduduk tahun 2020 lalu.

Selain itu, Pra Rakerda dilaksanakan untuk memperkuat Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Provinsi Jatim Tahun 2021.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun peserta Pra Rakerda terdiri dari seluruh ASN Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, termasuk para PKB/PLKB, Kepala OPD-KB Kabupaten/Kota, Kader PPKBD/Sub PPKBD, organisasi profesi dan mitra kerja.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso dalam sambutan dan arahannya mengatakan, bahwa Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020 telah memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian kinerja program Bangga Kencana.

Baca Juga:  Bus Jemaah Haji Probolinggo Kecelakaan di Madinah, 5 Luka Ringan

Menurut data hasil Survey Kinerja dan Akuntabilitas Program (SKAP) BKKBN Tahun 2021 menunjukkan bahwa Pencapaian program Bangga Kencana Jatim Tahun 2020, belum sepenuhnya mencapai target yang ditetapkan.

“Dalam hal pengelolaan anggaran, tahun 2020 telah terjadi refocusing yang cukup signifikan untuk alokasi penanganan Covid-19. Meskipun demikian, Alhamdulillah Satker Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ditetapkan sebagai Satker Terbaik III Pencapaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dari 1310 satker di wilayah kerja DJPB Kanwil Provinsi Jawa Timur dengan capaian 99,17 persen dari 13 indikator kinerja anggaran,” kata Teguh dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (22/2/2021).

Teguh mengungkapkan, tahun 2021 BKKBN mendapatkan mandat baru dari Presiden RI Joko Widodo sebagai sebagai ketua pelaksana Percepatan Penurunan Stunting.

Baca Juga:  Puting Beliung Terjang Sumenep, Enam Warga Luka dan 27 Rumah Rusak

“Hal ini menjadi tantangan bagi BKKBN untuk dapat menurunkan angka stunting pada tahun 2020-2024 rata-rata sebesar 2.5 persen setiap tahunnya dari 26,9 persen pada tahun 2020 di Jawa Timur menjadi 14 persen pada tahun 2024,” terang dia.

Dalam upaya percepatan penurunan bayi stunting tersebut, BKKBN telah merancang bangun percepatan melalui intervensi hulu yang bertujuan untuk mencegah terlahirnya bayi stunting.

Di sisi lain, kata Teguh, BKKN juga telah menyusun 5 Strategi. Yakni, Mencegah kelahiran bayi berpotensi stunting, Pengasuhan 1000 HPK, Memperkuat basis data intervensi dan monitoring stunting, Promosi dan Pelembagaan keterlibatan masyarakat, dan Kemitraan penanganan stunting. “Kelima strategi ini didukung oleh 12 Kegiatan Prioritas,” ungkap Teguh.

Pada momentum ini, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim telah mengukuhkan Pengurus Juang Kencana masa bakti 2021-2023 serta melaksanakan MoU dengan Rektor UNAIR dan Universitas Narotama.

Baca Juga:  Polda Jatim: Aksi Anarkis Rugikan Rp256 Miliar, Penyelidikan Masih Berlanjut

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan lintas sektor dan mitra kerja dalam turut serta menyukseskan Program Bangga Kencana,” tutur dia.

Pihaknya berharap kepada seluruh pihak terkait agar bisa terus bersinergi dengan memanfaatkan semua potensi sumber daya di lapangan. Seperti petugas, mitra, para kader, tokoh masyarakat, hingga forum-forum sosial yang ada di lapangan. Ini dilakukan untuk melakukan upaya-upaya pencegahan stunting, serta dapat memanfaatkan seoptimal mungkin dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam pemenuhan alokon KB.

“Tak lupa Pada tanggal 1 April – 31 Mei 2021 kita akan melaksanakan Pendataan Keluarga secara serentak,” tutup Teguh. (BS03/02)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%
Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian
Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare
Putri Pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah Nyai Mahfudhoh Aly Ubaid Wafat
Emil Dardak Dorong Akses Informasi Beasiswa Diperluas untuk Anak Muda Jatim
Batik Jatim Berlayar, Khofifah Bidik Pasar Global dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:21 WIB

UMK Jatim 2027 Belum Dibahas, Buruh Dorong Kenaikan 5-9%

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Modifikasi Cuaca Digelar Lagi di Jatim, Lahan Tembakau Jadi Pengecualian

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Khofifah: Combine Harvester Pangkas Panen dari 3 Hari Jadi 1 Jam per Hektare

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB