Forkopimda Jatim Tinjau Asrama Haji, 180 Kamar Perawatannya Seperti di Rumah Sakit

- Publisher

Kamis, 7 Januari 2021 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fokopimda Jatim didampingi Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana (depan kiri) saat meninjau kompleks Asrama Haji Surabaya | foto: Bicara Surabaya

i

Fokopimda Jatim didampingi Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana (depan kiri) saat meninjau kompleks Asrama Haji Surabaya | foto: Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur meninjau Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Rabu (6/1/2021) petang. Tinjauan ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan dan kapasitas ruang isolasi di Kompleks Asrama Haji.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menyatakan, tinjauan yang dilakukannya bersama Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim ini untuk mengetahui kesiapan dan progres isolasi yang ada di komplek Asrama Haji.

“Pada intinya ada kapasitas yang memadai untuk mengantisipasi apabila ada tambahan-tambahan kasus yang besar yang harus masuk ke sini dengan kondisi ringan atau tanpa gejala,” kata Emil di sela tinjauannya itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya pun mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya dengan menggandeng Asrama Haji dalam pemanfaatan ruang isolasi. Bahkan, di kompleks ini pemkot telah menyiapkan ruangan khusus yang perawatan dan fasilitasnya seperti di rumah sakit.

Baca Juga:  Berikan Keamanan dan Kenyamanan Natal, Forkopimda Jatim Cek Gereja di Surabaya

“Tentunya kami mengapresiasi apa yang menjadi ikhtiar dari Pemkot Surabaya untuk kemudian memastikan ketersediaan kapasitas Asrama Haji ini. Tadi ada 180 (kamar) yang memiliki bentuk ruangan yang menyerupai dengan rumah sakit,” ungkap Emil.

Namun, kata Emil, kompleks isolasi di Asrama Haji ini hanya diperuntukan bagi pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Ke depan, pasien yang dirawat di rumah sakit apabila kondisi klinisnya sudah membaik namun hasil swab belum negatif selanjutnya dapat melakukan isolasi di Asrama Haji.

“Kami mengapresiasi bahwa Pemkot Surabaya telah memonitor pasien-pasien yang ada di rumah sakit, dimana yang kondisi klinisnya sudah membaik tapi mungkin swabnya belum negatif itu bisa kemudian ditransitkan di fasilitas ini,” jelas dia.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Kembali Perbaiki Fasilitas di Hotel Asrama Haji

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana menyampaikan, Pemkot Surabaya turut membantu penanganan Covid-19 di wilayah Jawa Timur. Apalagi, kondisi BOR (Bed Occupancy Rate) ICU di rumah sakit saat ini mencapai sekitar 100 persen.

“Ini harus kita antisipasi dengan kita membuka lagi kapasitas di Asrama Haji menjadi total 1000. Dengan total 180 kamar itu yang siap untuk perawatan seperti rumah sakit,” kata Whisnu.

Bahkan, Whisnu menyatakan, di Asrama Haji Pemkot Surabaya juga menyiagakan dokter spesialis serta dokter jaga selama 24 jam. Oleh sebab itu, banyak pasien cepat sembuh ketika menjalani isolasi dan perawatan di Asrama Haji.

Baca Juga:  Tiga Pilar Jatim Masifkan Operasi Penegakan Protokol Kesehatan

“Jadi Insya Allah kalau fasilitas di sini selama ini lebih cepat pulih. Ini yang kita harapkan agar imunnya (pasien) cepat pulih,” papar dia.

Meski demikian, pihaknya juga berharap kepada Pemprov Jatim agar dapat menambah fasilitas ruang isolasi atau rumah sakit lapangan di daerah-daerah. Tujuannya agar penanganan dan perawatan pasien Covid-19 tak hanya terfokus di Kota Surabaya.

“Kita juga ingin dari provinsi juga menambah rumah sakit lapangan di daerah-daerah. Biar semua tidak njujuknya (dirawatnya, red) di Surabaya. Kondisi ini memang harus dipikirkan bahwa banyak rumah sakit di daerah-daerah sehingga tidak terkonsentrasi di Surabaya,” pungkas Whisnu. (BS02).

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB