Di Rumah Saja Rek! Operasi Besar-besaran Digelar Saat Malam Tahun Baru

- Publisher

Rabu, 30 Desember 2020 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir saat melakukan pengecekan kesiapan pasukan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (21/12/2020) /Ist

i

Dok. Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir saat melakukan pengecekan kesiapan pasukan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (21/12/2020) /Ist


BicaraSurabaya.com – Polrestabes Surabaya akan melakukan operasi besar-besaran pada saat malam pergantian tahun di Kota Pahlawan, Kamis (31/12/2020). Razia itu akan menyisir ke semua wilayah di Surabaya untuk menegakan protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir, usai melakukan rapat koordinasi bersama Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Selasa (29/12/2020) sore.

Kombes Pol Isir mengatakan, mengikuti maklumat Kapolri saat malam tahun baru nanti, seluruh masyarakat diimbau agar merayakannya di rumah saja.

“Kita menindaklanjuti sebagaimana maklumat Kapolri, warga (Surabaya) dalam menyambut tahun baru, monggo dilaksanakan sederhana di rumah masing-masing, tidak perlu berkerumun, tidak perlu arak-arakan, tidak perlu yang kemudian menimbulkan potensi untuk kerumunan, karena kita masih dalam masa pandemi Covid 19,” kata Isir kepada awak media.

Tak hanya itu, saat malam tahun baru nanti, Polrestabes juga akan melakukan penyekatan di perbatasan pintu masuk Kota Surabaya. Bisa dipastikan, kepolisian akan memaksa memutar balik yang bukan warga Surabaya jika tidak ada kepentingan.

Baca Juga:  Polisi Dalami Dugaan Pesta Seks Sesama Jenis di Hotel Surabaya, Periksa Sosok “Admin” Acara

“Jadi nanti ada penyekatan perbatasan kota, ada penutupan dan pembatasan-pembatasan ruas jalan, kemudian tetap ada Swab Hunter,” terang Isir.

Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto menjelaskan jika nantinya saat malam tahun baru juga ada operasi dalam kota secara mobile, termasuk pula ada jalur yang disterilkan.

“Termasuk jalur Darmo, serta nanti ada tim yustisi, semua pada pukul 20.00 WIB tidak ada aktivitas apa-apa, seperti Perwali yang sudah diedarkan oleh Wali Kota. Kecuali awak media,” jelas Anton.

Sedangkan untuk operasi yang berlangsung di tengah kota, Polrestabes Surabaya akan berjalan dengan beberapa tim.

Baca Juga:  Kedisiplinan Warga Menurun, Pemkot Surabaya Minta Satgas Mandiri Diefektifkan Kembali

“Nanti di tengah kota kami juga patroli dengan tim yustisi, tim Swab Hunter, dan patroli skala besar, itu untuk mendorong semua,” ujar dia.

Bahkan, nantinya Polrestabes Surabaya akan membubarkan aktivitas atau kegiatan warga yang masih ada di jalan ketika sudah melewati pukul 20.00 WIB.

“Kalau sudah dibatasi, tentunya tengah kota enggak ramai dong, yang tidak (menerapkan) protokol kesehatan dan kami tetap mobile kita akan bubarkan,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB