KKN di Tengah Pandemi, Mahasiswa Untag Lakukan Penyuluhan di Toko Kelontong

- Publisher

Kamis, 24 Desember 2020 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswi Untag Surabaya, Safira Yuli Ananta, melakukan penyuluhan di Toko Kelontong /Ist

i

Mahasiswi Untag Surabaya, Safira Yuli Ananta, melakukan penyuluhan di Toko Kelontong /Ist


BicaraSurabaya.com – Di tengah pandemi Covid-19, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan konsep yang berbeda. Selama 2 minggu, KKN dilaksanakan tempat tinggal masing-masing mahasiswa untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Salah satunya dilakukan oleh Safira Yuli Ananta, dari program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan Dosen Pembimbing, Arga Christian Sitohang.

Dalam KKN tersebut, Safira melakukan penyuluhan atau sosialisasi di toko kelontong yang ada di sekitar rumahnya. Yakni, di Rungkut Menanggal ID RT 004 RW 001, Kelurahan Rungkut Menanggal, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Safira menjelaskan, bahwa penyuluhan yang dilakukannya ini untuk memberikan pengetahuan kepada warga agar mengetahui cara bertransaksi di toko kelontong dengan aman dan terhindar dari Covid-19. Salah satunya dengan tetap memakai masker ketika mendatangi toko, memakai hand sanitizer baik sebelum dan sesudah melakukan transaksi uang, serta menjaga jarak dengan pembeli yang lain.

Baca Juga:  Pendaftaran Duta Wisata Cak dan Ning Surabaya 2023 Resmi Dibuka

“Dan pada saat transaksi, pemilik toko mengarahkan agar pembeli menaruh uang yang dijadikan untuk transaksi di tempat uang yang sudah disediakan untuk menghindari adanya sentuhan tangan antara pembeli dan penjual,” kata Safira dalam keterangan tertulis, Kamis (24/12/2020).

Di akhir kegiatan penyuluhan, mahasiswi berkerudung ini juga memberikan fasilitas seperti tempat wadah transaksi uang dan hand sanitizer yang bisa digunakan di toko kelontong. Selain itu, mahasiswi ini juga membagikan buah-buahan untuk menambah vitamin dan mengantisipasi penularan Covid-19.

Baca Juga:  Satpol PP Gencar Tertibkan Pengemis dan Pengamen Musiman
Dalam kegiatan KKN ini Safira juga membentuk kelompok belajar bersama untuk anak-anak /Ist
Dalam kegiatan KKN ini Safira juga membentuk kelompok belajar bersama untuk anak-anak /Ist

Tak hanya sekadar melakukan penyuluhan, dalam kegiatan KKN ini Safira juga membentuk kelompok belajar bersama. Kelompok belajar bersama ini diikuti oleh anak-anak yang tinggal di daerah Rungkut Menanggal ID RT 004 RW 001.

Dalam kegiatan belajar bersama ini, Safira menyebut, anak-anak diberikan materi untuk peningkatan agama. Di antaranya, menghafal doa sehari-hari, membaca huruf hijaiah, menghafal asmaul husna, menghafal surat pendek, dan diberikan soal menggunakan quiziz agar dapat mengetahui sampai dimana pemahaman mereka mengikuti kegiatan tersebut.

“Selain itu untuk membangkitkan semangat anak-anak dalam mengikuti kelompok belajar bersama, anak-anak diberi reward berupa konsumsi dan hadiah,” ujar Safira.

Baca Juga:  Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Lantik Tiga Kepala Kantor Imigrasi

Kegiatan belajar ini dilakukan selama enam hari dan diadakan setiap pukul 16.00 WIB. Meski pada saat pelaksanaan cuaca tidak mendukung, tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Safira, KKN yang dilaksanakannya ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Hal ini bisa terjadi karena kegiatan tersebut mendapat respon dan dukungan yang baik dari warga dan Ketua RT setempat.

“Salah satu warga yang mengikuti kegiatan penyuluhan menyampaikan bahwa merasa diuntungkan dengan adanya kegiatan ini. Karena dengan adanya kegiatan ini mereka dapat mengetahui cara bertransaksi yang aman di toko kelontong di era new normal,” pungkas dia. (BS02)

Berita Terkait

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang
UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber
Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob
Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri
Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta
Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru-paru, Ini Cara Melindunginya
Patahan Surabaya Viral, Pakar Geologi ITS: Belum Terverifikasi Aktif
Mahasiswa UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Wonorejo Perkuat Branding dan Pemasaran Digital

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:21 WIB

Pancaroba, Pakar ITS Ingatkan Pohon Kota Rawan Tumbang Saat Angin Kencang

Selasa, 29 September 2026 - 09:15 WIB

UPN Veteran Jatim Bekali Siswa SDN Medokan Ayu Literasi Digital dan Keamanan Siber

Jumat, 25 September 2026 - 12:28 WIB

Air Laut Pasang di Atas 2,4 Meter, Warga Surabaya Diminta Waspadai Rob

Kamis, 24 September 2026 - 07:03 WIB

Menteri UMKM Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Mandiri

Minggu, 20 September 2026 - 12:45 WIB

Digelar di UPN Veteran Jatim, Pelatihan Khatib dan Imam Profesional Diserbu Peserta

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB