Gubernur Ajak PMI Jatim Bersinergi Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

- Publisher

Senin, 14 Desember 2020 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa /Ist

i

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa /Ist


Bicarasurabaya.com – Di musim hujan saat ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh anggota PMI (Palang Merah Indonesia) Jatim, agar mewaspadai dan mengantisipasi bencana hidrometeorologi.

Dalam menghadapi bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca seperti banjir, longsor, hingga angin puting beliung tersebut, ia mengajak PMI memperkuat sinergi bersama-sama Pemprov Jatim dengan membuat Rencana Kontijensi untuk meminimalisir terjadinya korban dan resiko atau zero kematian.

“Warning bencana hidrometeorologi ini sampai Bulan Februari 2021 seluruh daerah di Indonesia harus siaga untuk bisa melakukan mitigasi, antisipasi dan penanganan,” kata Gubernur Khofifah saat acara pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Jatim Masa Bakti 2020-2025 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (14/12/2020).

Ia berharap, PMI Jatim bersama tim Pemprov, BPBD hingga instansi terkait dapat bersama-sama menyusun Rencana Kontijensi. Ini dilakukan agar tugas masing-masing instansi itu terbagi dengan jelas sesuai tupoksi.

“Sehingga jelas siapa berbuat apa, pembagian tugasnya serta bagaimana yang harus dilakukan masyarakat. Mengingat yang harus kita tangani cukup luas,” katanya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini berharap, dengan memperkuat sinergi antara PMI dan Pemprov Jatim ini maka kejadian-kejadian baik bencana alam maupun kemanusiaan dapat tertangani dengan baik. Terutama dalam memberikan kecepatan layanan ini menjadi bagian yang sangat penting bagi masyarakat.

Baca Juga:  Baru Diresmikan Khofifah, Wilayah Mataraman di Jatim Kini Punya RS Lapangan

Dalam momen pelantikan itu, secara khusus Gubernur Khofifah juga menyampaikan terimakasih kepada para Pendonor Darah Sukarela 75 Kali dari Jatim. Menurut dia, para pendonor ini merupakan pahlawan kemanusiaan yang telah ikhlas menyumbangkan darahnya kepada mereka yang memerlukan.

“Karena keadaan, dari total 449 orang pendonor sukarela 75 kali tidak semua bisa hadir disini, hanya diwakili lima orang, kami menyampaikan salam hormat. Tetaplah memberikan donor darah dimanapun dan kapanpun,” pungkas dia. (BS02)

Berita Terkait

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka
3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB