KPU Masih Lakukan Kajian Terhadap Rekomendasi PSU di Satu TPS Kertajaya

- Publisher

Minggu, 13 Desember 2020 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pemungutan suara ulang di TPS 46 Kedurus, Kecamatan Karangpilang Surabaya, Minggu (13/12/2020) /Ist

i

Suasana pemungutan suara ulang di TPS 46 Kedurus, Kecamatan Karangpilang Surabaya, Minggu (13/12/2020) /Ist


BicaraSurabaya.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menyatakan masih melakukan pencermatan dan kajian terhadap surat Bawaslu Surabaya terkait rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 39 Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng.

Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi mengaku sudah menerima surat rekomendasi PSU dari Bawaslu Surabaya pada Sabtu (12/12/2020) malam. Artinya, surat rekomendasi itu diterima H+3 setelah pemungutan suara.

“Di dalam rekomendasi itu disampaikan bahwa ada lebih dari satu pemilih yang tidak terdaftar di dalam daftar pemilih menggunakan hak pilih di TPS,” kata Nur Syamsi di Kantor KPU Surabaya, Minggu (13/12/2020) pagi.

Berdasarkan surat rekomendasi tersebut, pihaknya menyatakan masih harus melakukan pencermatan dan kajian, apakah betul terhadap tiga nama yang menjadi lampiran rekomendasi itu tidak masuk di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Setelah itu kemudian kita sampaikan, kita akan minta penjelasan kepada Bawaslu yang dimaksud dengan tidak masuk di dalam DPT itu yang mana, berapa jumlahnya. Nanti kita sajikan data dulu berdasarkan kajian,” ungkap dia.

Nur Syamsi menjelaskan sebagaimana diketahui bahwa rekomendasi PSU itu keluar pada H+3. Sementara itu, berdasarkan Peraturan KPU No 18 Tahun 2020, bahwa prosedur terkait dengan PSU rekomendasinya disampaikan paling lambat H+2.

Baca Juga:  DKPP Akan Periksa Sembilan Penyelenggara Pemilu Kota Surabaya

“Kemudian di dalam PKPU itu sendiri ada tata cara pelaksanaan PSU. Misal C pemberitahuan wajib diberikan kepada pemilih yang memenuhi ketentuan di dalam daftar hadir sebelumnya paling lambat H-1,” jelas dia.

Menurut dia, apabila paling lambat H-1, maka C pemberitahuan harus ia sampaikan maksimal tanggal 12 Desember 2020. Ini juga berlaku untuk pendirian TPS paling lambat H-1. Meski ada ketentuan yang menyatakan bahwa sekalipun ini tidak secara tekstual dan tidak tertera dalam Peraturan KPU yang mengatur PSU, tetapi ini berlaku bagi pemungutan suara biasa.

Baca Juga:  Debat Kedua Eri-Armuji Unggul Telak, Pengamat: Skor 5-1

“Itu menyatakan bahwa kotak suara yang berisi surat suara dan perlengkapan surat suara paling lambat harus sudah diterima KPPS H-1,” ungkap Nur Syamsi.

Oleh sebab itu, pihaknya menanyakan kepada Bawaslu Surabaya apakah ada pengaturan lain selain prosedur yang diatur di dalam Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2020.

“Sehingga bisa menjadi landasan kami, untuk bisa melaksanakan PSU di luar tata cara dan prosedur yang diatur di dalam Peraturan KPU Nomor 18. Itu yang bisa kami lakukan sampai hari ini,” tandasnya. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Kondisi kecelakaan pasca alami kecelakaan di Tol Ngawi-Solo. (Foto: Gakum Polres Ngawi/Ist)

Bicara Jatim

Kecelakaan 3 Truk di Tol Ngawi-Solo, 1 Tewas dan 4 Luka

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:46 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB