Risma Ingin Sentra Pasar Burung dan Batu Akik Dolly Dongkrak Ekonomi Warga

- Publisher

Rabu, 21 Oktober 2020 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentra Pasar Burung dan Batu Akik Dolly /Foto: Bicara Surabaya

i

Sentra Pasar Burung dan Batu Akik Dolly /Foto: Bicara Surabaya


Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya terus berupaya mendongkrak perekonomian warga di eks Lokalisasi Dolly. Salah satu wujud upaya itu diimplementasikan pemkot dengan cara membangun Pasar Burung dan Batu Akik yang terletak di Jl. Kupang Gunung Timur I No 14-16 Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pasar seluas 840 meter persegi ini dibangun berdasarkan usulan dari warga. Harapannya, dapat mendongkrak perekonomian warga di sekitar eks Lokalisasi Dolly.

“Yang paling penting bagi pemerintah kota bagaimana warga bisa mengakses perekonomiannya lebih baik. Mudah-mudahan mereka bisa jalan di masa pandemi ini,” kata Risma saat acara peresmian sentra Pasar Burung dan Batu Akik, Rabu (21/10/2020) sore.

Tak hanya Pasar Burung dan Batu Akik yang ada di kawasan ini. Berbagai UMKM, seperti sandal, batik, tempe hingga kerupuk menjadi produk-produk andalan di eks Lokalisasi Dolly.

Risma menilai, bahwa warga eks Lokalisasi Dolly ini sebenarnya diberikan Tuhan kelebihan lain. Mereka memiliki talenta dan kreativitas yang luar biasa.

“Tuhan memberikan kelebihan lain kepada warga di sekitaran kawasan eks lokalisasi ini, warga di sini dikaruniai talenta. Jadi sekali diajarkan itu mereka bisa mengembangkan luar biasa,” katanya.

Baca Juga:  Surabaya Tetapkan APBD 2026 Rp12,7 Triliun, Eri Fokus Genjot PAD

Pasca ditutup pada Juli 2014 silam, Eks Lokalisasi Dolly telah menjelma menjadi salah satu sentra UMKM di Surabaya. Produk dari warga di kawasan ini pun telah memasuki berbagai pangsa pasar, mulai lokal hingga mancanegara.

Sebagai informasi, sentra Pasar Burung dan Batu Akik di eks Lokalisasi Dolly ini dilengkapi berbagai fasilitas. Di antaranya, 104 gantangan burung untuk lomba, 4 Toilet, Kantor, Musholla, 2 Pos Pam Linmas dan lahan parkir. Terdapat pula 26 stand pedagang burung dan perlengkapan aksesoris burung, 10 stand kuliner dan 1 stand pedagang batu akik. (BS02)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB