Delegasi World Habitat Day Disuguhi Pertunjukkan Campursari

- Publisher

Senin, 5 Oktober 2020 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertunjukan kesenian di Balai Budaya Surabaya | Ist

i

Pertunjukan kesenian di Balai Budaya Surabaya | Ist


Bicara Surabaya – Sebelum pembukaan resmi Hari Habitat Dunia (World Habitat Day) Tahun 2020 yang digelar pada Senin (5/10/2020) malam, Pemkot Surabaya mengajak para tamu dari mancanegara itu untuk mengenal budaya Kota Pahlawan.

Pengenalan budaya itu salah satunya dengan menampilkan kesenian campursari di Gedung Pertunjukkan Balai Budaya, Kompleks Balai Pemuda, Minggu (4/10/2020) malam.

Tiga negara yang hadir, yakni Duta Besar (Dubes) dari Kolombia untuk Indonesia, KBRI Naerobi dan satu orang Dubes dari Meksiko, serta pemenang Scroll of Honour Award dari Meksiko, Amerika Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, acara dibuka pukul 19.00 WIB dengan penampilan campursari berjudul ‘Rek Ayo Rek’. Setelah lagu itu berakhir, sontak suara tepuk tangan terdengar tepat dari barisan para tamu undangan.

Baca Juga:  Pemenang Scroll of Honour Bertemu Pangeran dan Putri LH Surabaya

Tanpa menunggu lama, pemain campursari langsung melanjutkan lagu keduanya berjudul Semanggi Suroboyo. Berikutnya, dilanjut dengan lagu ketiga yakni berjudul Don’t Wanna Talk karya Rod Stewart, Pamer Bojo, Tanjung Perak hingga lagu Spanyol yang dibawakan dengan gaya campursari.

Antuasias menggebu semakin terlihat jelas dari rona wajah para dubes itu. Terbukti, saat acara berlangsung ada yang mengabadikan momen itu melalui ponselnya. Ada pula yang bertepuk tangan tanpa henti seolah menunjukkan rasa kagum terhadap kesenian campursari.

Salah satunya seperti yang dirasakan oleh pemenang Scroll of Honour Award dari Meksiko bernama Jose David Alvarez Maldonado. Joses menilai penampilan campur sari malam sangat bagus. Pertunjukan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan menjadi pertunjukan yang disaksikannya kali pertama.

Baca Juga:  Ingin Kembalikan Kejayaan Rock, Band Plat L Bangkit Lagi Setelah 10 Tahun “Tertidur”

“Surabaya adalah kota yang sangat indah. Ini pertama kalinya saya datang ke sini. Terima kasih untuk penyambutan yang hangat,” kata Jose David Alvarez Maldonado.

Meskipun ada beberapa lagu yang bahasanya tidak dimengerti Jose, namun kemeriahan para penari hingga pemusiknya dapat ia rasakan. Bahkan, dia menyebut, suasana panggung terlihat begitu kompak hingga mampu menghasilkan sebuah pertunjukkan yang menyenangkan.

“Terima kasih saya boleh dibagi pertunjukkan ini. Sekali lagi, tarian dan nyanyian malam ini sangat indah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, pertunjukkan malam ini tujuannya untuk memperkenalkan beragam seni budaya yang ada di Kota Pahlawan.

Baca Juga:  Gratis! Pemkot Surabaya Gelar Pertunjukan Srimulat pada 27 Desember

“Jadi banyak kesenian yang bisa kita tunjukkan kepada para tamu. Kemudian besok ada pembukaan dan malamnya ada welcome dinner. Di sana mereka kita suguhi atraksi seni budaya,” kata Antiek.

Antiek menambahkan, pemilihan campursari kali ini menjadi pertimbangan untuk ditampilkan lantaran kesenian ini dapat dinikmati meskipun terkadang syairnya belum bisa dipahami. Namun begitu, pertunjukkan musik dengan kombinasi tari-tarian dapat memunculkan daya tarik tersendiri.

“Kalau seni tari dan itu seni musik yang bisa dinikmati meskipun mereka tidak mengerti syairnya,” pungkasnya. (BS02)

Berita Terkait

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City
Ledakan Guncang Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Luka

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:15 WIB

3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB