Atap Rumah Jebol, Musripa Dapat Bantuan Rutilahu Rp 25 Juta

- Publisher

Kamis, 5 November 2026 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Bantu Renovasi Rumah Warga Miskin di Probolinggo Rp 25 Juta. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

i

Khofifah Bantu Renovasi Rumah Warga Miskin di Probolinggo Rp 25 Juta. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau rumah Musripa (51), warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, yang mendapat bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Rumah yang ditempati Musripa bersama suami dan seorang anak penyandang disabilitas grahita itu mengalami sejumlah kerusakan. Atap rumah jebol, sedangkan kamar mandinya tidak layak digunakan.

Kondisi ekonomi keluarga juga membuat mereka kesulitan memperbaiki rumah secara mandiri. Suami Musripa sehari-hari bekerja sebagai tukang becak dengan penghasilan terbatas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat berdialog dengan Musripa, Khofifah mendengarkan langsung kondisi rumah dan kehidupan keluarga tersebut. Kunjungan itu turut didampingi Bupati Probolinggo Muhammad Haris dan perwakilan BAZNAS Jawa Timur.

Baca Juga:  Banjir Rendam Rel di Semarang, Perjalanan KA dari Surabaya dan Jakarta Terganggu

Khofifah bersama Musripa, Bupati Probolinggo, dan pihak BAZNAS kemudian melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya renovasi rumah.

Musripa menjadi satu dari dua warga Kecamatan Kraksaan yang menerima bantuan renovasi Rutilahu senilai Rp 25 juta. Penerima lainnya adalah Bahri, warga Kelurahan Sidopekso.

Bantuan tersebut berasal dari kolaborasi BAZNAS Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 20 juta dan BAZNAS Kabupaten Probolinggo sebesar Rp 5 juta untuk setiap penerima.

Khofifah mengatakan renovasi Rutilahu tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan. Aspek keamanan, sanitasi, dan kesehatan lingkungan juga harus diperhatikan agar rumah benar-benar layak dihuni.

Baca Juga:  Libur Natal dan Tahun Baru, 881.733 Kendaraan Padati Tol Pandaan–Malang

“Bagaimana kondisi bangunannya, apakah sanitasinya memadai atau tidak, kita upayakan hal tersebut,” kata Khofifah.

Menurutnya, rumah layak huni merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu memperluas jangkauan program Rutilahu, terutama bagi warga miskin dan kelompok rentan.

Khofifah juga mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan BAZNAS agar semakin banyak warga yang bisa menerima bantuan.

Ia berharap renovasi rumah penerima bantuan dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idulfitri. Meski demikian, percepatan pengerjaan tetap harus memperhatikan kualitas bangunan.

Baca Juga:  Flyover Taman Pelangi Surabaya Mulai Dibangun 2026, Kampung Tengah Diratakan

“Penguatan dan perluasan Rutilahu harus membangun sinergi bersama BAZNAS. Kuncinya sinergi, sinergi, sinergi. Selain itu, ditargetkan sebelum Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

Program bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Bagi Musripa, bantuan itu menjadi kesempatan untuk memperbaiki kondisi rumah yang selama ini sulit diwujudkan dengan penghasilan keluarga.

“Saya bersama suami yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak dan satu anak mengucapkan terima kasih. Kami bahagia dan bangga sudah dibantu bedah rumah sehingga bisa tinggal dengan layak,” kata Musripa. (BS/za)

Berita Terkait

Mulai 1 Desember, KAI Pangkas Waktu Perjalanan KA hingga 53 Menit
Rumah Subsidi 18 M² Dinilai Bisa Layak Huni, Ini Syaratnya
Ekonomi RI Tumbuh 5,47% di Kuartal III 2026, Ini Penopangnya
Semeru Erupsi Lagi, Awan Panas Meluncur 3 Km dari Puncak
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 3.000, Buyback Turun Rp 13.000
Kampung Pancasila di Surabaya Jangan Jadi Agenda Seremonial, Ini Kritik Akademisi
Cuaca Surabaya Hari Ini Berawan, Suhu Maksimal 36 Derajat
Eri Cahyadi Gandeng Remaja Masjid dan Karang Taruna Perangi Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:23 WIB

Mulai 1 Desember, KAI Pangkas Waktu Perjalanan KA hingga 53 Menit

Kamis, 5 November 2026 - 14:18 WIB

Rumah Subsidi 18 M² Dinilai Bisa Layak Huni, Ini Syaratnya

Kamis, 5 November 2026 - 12:39 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,47% di Kuartal III 2026, Ini Penopangnya

Kamis, 5 November 2026 - 11:12 WIB

Semeru Erupsi Lagi, Awan Panas Meluncur 3 Km dari Puncak

Kamis, 5 November 2026 - 10:38 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 3.000, Buyback Turun Rp 13.000

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicara Jatim

Mulai 1 Desember, KAI Pangkas Waktu Perjalanan KA hingga 53 Menit

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:23 WIB

Ilustrasi perumahan subsidi

Bicara Ekonomi

Rumah Subsidi 18 M² Dinilai Bisa Layak Huni, Ini Syaratnya

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:18 WIB

Ilustrasi (Foto: ist)

Bicara Ekonomi

Ekonomi RI Tumbuh 5,47% di Kuartal III 2026, Ini Penopangnya

Kamis, 5 Nov 2026 - 12:39 WIB

Semeru Meletus 3 Kali, Awan Panas Guguran Meluncur 3 Km. (Foto: PVMBG)

Bicara Jatim

Semeru Erupsi Lagi, Awan Panas Meluncur 3 Km dari Puncak

Kamis, 5 Nov 2026 - 11:12 WIB

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 3.000, Buyback Turun Rp 13.000

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:38 WIB