Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan

- Publisher

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: ist)

i

Ilustrasi (Foto: ist)

Bicarasurabaya.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu ribuan penerbangan di Indonesia. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 1.813 penerbangan terdampak sejak 11 Agustus hingga 12 Oktober 2026, dengan mayoritas mengalami pembatalan akibat asap.

Dalam periode 10-12 Oktober 2026, sebanyak 95 penerbangan yang dioperasikan lima maskapai terdampak. Rinciannya, 93 penerbangan dibatalkan dan dua lainnya mengalami keterlambatan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, mengatakan sebaran dampak asap kini tidak hanya terjadi di Kalimantan dan Sumatera, tetapi juga menjangkau sejumlah bandara di wilayah timur Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ada pergeseran sebaran dampak dalam beberapa hari terakhir. Karena itu, pengawasan kami perkuat melalui Kantor Otoritas Bandar Udara di masing-masing wilayah,” kata Lukman dalam keterangan tertulis yang dikutip, Rabu (14/10/2026).

Baca Juga:  Jalan Wiyung-Menganti Surabaya Dilebarkan 1,9 Km, Target 950 Meter Rampung 2026

Ia menegaskan, keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional penerbangan. Kondisi jarak pandang aktual di lapangan menjadi salah satu acuan dalam menentukan apakah penerbangan dapat beroperasi.

Bandara di Kalimantan hingga Maluku Terdampak

Di Kalimantan, gangguan dilaporkan terjadi di Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, Tjilik Riwut di Palangka Raya, Supadio di Pontianak, Rahadi Oesman di Ketapang, serta Kalimarau di Berau.

Di Sumatera, dampak tercatat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Sementara itu, di Papua, bandara terdampak meliputi Domine Eduard Osok di Sorong, Rendani di Manokwari, Torea di Fakfak, Utarom di Kaimana, Douw Aturure di Nabire, serta Wamena di Jayawijaya.

Baca Juga:  Wisman ke Jatim Turun 26,7 Persen Meski Banyak Even Internasional Digelar

Gangguan juga terjadi di sejumlah bandara di Maluku dan Maluku Utara, yakni Pattimura di Ambon, Rar Gwamar di Kepulauan Aru, Namniwel di Pulau Buru, Sultan Babullah di Ternate, Leo Wattimena di Pulau Morotai, serta Oesman Sadik di Halmahera Selatan. Bandara Tampa Padang di Mamuju, Sulawesi Barat, turut terdampak.

Selain akibat karhutla, terdapat empat penerbangan yang dibatalkan karena faktor lain, yakni sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok dan cuaca buruk.

Water Bombing Capai 5.006 Siklus Penerbangan

Di sisi lain, pemerintah terus melakukan penanganan karhutla melalui operasi udara. Pada periode 20 April hingga 11 Oktober 2026, operasi pengeboman air atau water bombing tercatat mencapai 5.006 siklus penerbangan.

Baca Juga:  Eri Evaluasi Drainase Margorejo, Camat-Lurah Diminta Pahami Aliran

Operasi tersebut melibatkan 38 pesawat sipil asing yang dioperasikan 11 operator. Penyebarannya mencakup wilayah rawan karhutla, antara lain Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Barat.

Ditjen Perhubungan Udara juga berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca dan jarak pandang, serta BNPB, BPBD, pemerintah daerah, AirNav Indonesia, pengelola bandara, dan maskapai untuk menangani dampak karhutla.

Kemenhub mengimbau calon penumpang memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau bandara sebelum berangkat. Penumpang juga diminta mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat kondisi asap.

Kemenhub menegaskan, penundaan maupun pembatalan penerbangan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan penumpang dan awak pesawat. (BS/za)

Berita Terkait

Polda Jatim Gerebek Sarang Narkoba Jalan Kunti Surabaya, Belasan Orang Diamankan
Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000
Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel
Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan
Usai Menang di Lampung, Persebaya Fokus Hadapi PSS Sleman
36 Daerah di Jatim Status Awas Kekeringan, BMKG Prediksi Hujan Merata Desember
Surabaya Perkuat Pencegahan Campak, Orang Tua Diminta Lengkapi Imunisasi MR
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 20 Ribu, Buyback Merosot Rp 25 Ribu

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Polda Jatim Gerebek Sarang Narkoba Jalan Kunti Surabaya, Belasan Orang Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: dok Emas Antam/Ist)

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Bergerak Usai Anjlok Rp 20.000

Rabu, 14 Okt 2026 - 10:25 WIB

Menekan peredaran miras ilegal dan toko penjual miras ilegal, Satpol PP Surabaya melakukan razia. (Foto: dok Satpol PP Surabaya)

Bicara Kota

Jual Miras Eceran Tak Sesuai Izin, Toko di Surabaya Disegel

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:58 WIB

Ilustrasi (Foto: ist)

Bicara Nasional

Karhutla Ganggu 1.813 Penerbangan, Mayoritas Dibatalkan

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:25 WIB

Pengolahan sampah di TPA Benowo diolah menjadi sumber energi terbarukan. (Foto: dok Dikominfo)

Bicara Kota

Surabaya Dilirik Singapura, 3 Sektor Tata Kota Jadi Sorotan

Rabu, 14 Okt 2026 - 09:10 WIB