Surabaya Pasang 5 Seismograf Pantau Dua Sesar Aktif

- Publisher

Kamis, 17 September 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantau Dua Sesar Aktif, Surabaya Siapkan 5 Seismograf (Foto: dok bicarasurabaya.com)

i

Pantau Dua Sesar Aktif, Surabaya Siapkan 5 Seismograf (Foto: dok bicarasurabaya.com)

Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya akan memasang 4-5 seismograf tahun ini untuk memantau aktivitas dua sesar aktif yang melintasi Kota Surabaya. Pemasangan alat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat mitigasi gempa.

Kepala BPBD Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan alat yang digunakan yakni Raspberry Shake (RS6D). Perangkat itu diusulkan tim geofisika ITS yang dipimpin pakar geologi Prof Amien Widodo.

Menurut Irvan, RS6D dipilih karena ukurannya kecil, lebih ekonomis, dan dapat ditempatkan di area perkotaan yang lahannya terbatas. Alat tersebut juga mampu merekam getaran mulai gempa kecil hingga kuat.

“Pemasangan akan diutamakan di ruang publik atau perkantoran yang memiliki jaringan internet stabil,” kata Irvan, Kamis (17/9/2026).

Secara ideal, Surabaya membutuhkan sekitar 14 stasiun untuk mencakup seluruh wilayah. Namun, pemasangan dilakukan bertahap dengan 4-5 unit sebagai tahap awal.

Data dari seismograf nantinya dipantau dan direncanakan terintegrasi dengan Command Center 112. Pemkot berharap pemantauan tersebut dapat membantu meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat edukasi masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi gempa.

“Kami ingin membangun sistem pemantauan harian yang nantinya diintegrasikan dengan pusat kendali Command Center 112,” ujarnya.

Baca Juga:  RSUD Eka Candrarini Bantah Limbah Jarum Suntik yang Ditemukan di Sidoarjo

Rencana pemasangan seismograf ini berkaitan dengan hasil survei Pemkot Surabaya bersama tim ahli geologi mengenai keberadaan dua sesar aktif dari sistem Sesar Kendeng, yakni Patahan Surabaya dan Patahan Waru.

Amien menjelaskan kedua sesar tersebut memiliki karakteristik patahan naik (thrust fault). Aktivitasnya ditandai dorongan dari bawah permukaan yang secara perlahan dapat mengangkat lapisan tanah.

Karena itu, pemantauan secara terus-menerus dinilai penting untuk mengetahui aktivitas sesar. Sejumlah seismograf nantinya ditempatkan di berbagai titik di wilayah Surabaya dan sekitar jalur patahan.

Baca Juga:  Tol Timur Didorong Jadi Alternatif Tol Tengah Kota Surabaya

“Pemasangan seismograf diperlukan untuk memonitor pergerakan sesar secara real-time. Dengan mengetahui tingkat keaktifannya, kita bisa terus bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan,” kata Amien.

Di tengah maraknya informasi mengenai potensi gempa di media sosial, Pemkot Surabaya juga menggandeng BMKG dan tim ahli ITS untuk memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Irvan meminta warga tidak panik menghadapi informasi mengenai sesar aktif. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengetahui langkah keselamatan saat gempa terjadi.

“Fokus utama masyarakat adalah meningkatkan kewaspadaan diri dan keluarga tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari,” tandasnya. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB