BSPS Jatim 2026 Sasar 35.344 Rumah, Baru 35 Persen Masuk Konstruksi

- Publisher

Selasa, 15 September 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Jawa Timur menyasar 35.344 unit rumah pada 2026. Hingga 14 September, sebanyak 12.371 unit atau sekitar 35 persen telah masuk tahap konstruksi. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

i

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Jawa Timur menyasar 35.344 unit rumah pada 2026. Hingga 14 September, sebanyak 12.371 unit atau sekitar 35 persen telah masuk tahap konstruksi. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicarasurabaya.com – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Jawa Timur menyasar 35.344 unit rumah pada 2026. Hingga 14 September, sebanyak 12.371 unit atau sekitar 35 persen telah masuk tahap konstruksi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Pemprov Jatim akan mempercepat pelaksanaan BSPS sekaligus memperkuat verifikasi agar bantuan tepat sasaran.

“Kami siap mendukung percepatan BSPS di Jawa Timur. Program ini langsung menyentuh masyarakat dan strategis untuk menurunkan angka rumah tidak layak huni,” kata Khofifah dalam rapat koordinasi BSPS Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Senin (14/9/2026).

Selain alokasi dari APBN, pemerintah kabupaten/kota di Jatim mengusulkan 37.853 unit untuk mendapat BSPS. Dari jumlah itu, 15.425 unit telah selesai diverifikasi dan 11.995 unit ditetapkan sebagai penerima bantuan.

Khofifah menyebut pelaksanaan BSPS berdasarkan pencairan telah mencapai sekitar 35 persen, dengan nilai Rp247,42 miliar.

Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Jatim juga dilakukan melalui APBD provinsi dan kabupaten/kota. Pada 2026, sebanyak 5.411 unit telah tertangani dari target 9.725 unit.

Penanganan RTLH melalui APBD kabupaten/kota mencapai 3.711 unit dari target 7.801 unit, atau sekitar 48 persen. Sementara penanganan oleh Kodam V/Brawijaya dengan dukungan APBD Pemprov Jatim telah terealisasi 100 persen.

Baca Juga:  48 Ribu Orang Padati Surabaya Great Expo 2026, Transaksi Capai Rp7,75 Miliar

Untuk mempercepat koordinasi BSPS, Pemprov Jatim akan membentuk desk khusus yang memantau pelaksanaan program dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Desk tersebut juga ditujukan untuk mempercepat penyelesaian kendala di lapangan dan memperkuat komunikasi lintas sektor.

Selain mengejar pembangunan fisik, Pemprov Jatim menaruh perhatian pada ketepatan penerima bantuan. Verifikasi sejak awal akan diperkuat untuk mencegah tumpang tindih data maupun penerima bantuan ganda.

Pemprov Jatim juga akan memperluas sosialisasi melalui media luar ruang dan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten/kota agar informasi BSPS lebih mudah menjangkau masyarakat yang memenuhi kriteria.

Baca Juga:  Wisman ke Jatim Turun 26,7 Persen Meski Banyak Even Internasional Digelar

Khofifah mengatakan tenaga pendamping juga akan diperkuat dengan melibatkan Tagana dan TKSK yang memenuhi persyaratan.

“Penguatan verifikasi penting agar program berjalan efektif dan bantuan pemerintah tidak salah sasaran,” ujarnya.

BSPS merupakan program Kementerian PKP bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memiliki rumah tidak layak huni dan legalitas kepemilikan tanah. Bantuan ditujukan untuk meningkatkan kualitas rumah agar lebih aman dan layak dihuni.

Pemprov Jatim menargetkan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota dapat mempercepat penanganan RTLH sekaligus memastikan manfaat program diterima warga yang benar-benar membutuhkan. (BS/za)

Berita Terkait

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari
Ruko Nasi Tempong Sri Dewi Jadi Pusat Ledakan Pakuwon City

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:37 WIB

5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo

Berita Terbaru