Bicarasurabaya.com – Harga daging sapi di sejumlah pasar Surabaya kembali bergerak naik. Hasil monitoring RPH Surabaya pada Jumat (4/9) kemarin, harga daging kualitas utama tercatat mencapai Rp140 ribu per kilogram.
Kenaikan terjadi di tengah tipisnya stok sapi hidup di pasaran dan masih tingginya harga sapi. Meski harga naik, RPH Surabaya memastikan ketersediaan daging di pasar masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pemantauan dilakukan Tim Monitoring Daging RPH Surabaya di Pasar Daging Arimbi dan Pasar Balongsari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Tim Monitoring Daging RPH Surabaya drh Bagus Aditya M.Si mengatakan harga daging di Pasar Daging Arimbi masih mengalami kenaikan.
“Untuk harga daging yang beredar di Pasar Daging Arimbi masih mengalami kenaikan harga,” kata Bagus dalam laman resmi RPH Surabaya yang dikutip, Sabtu (5/9/2026).
Di Pasar Daging Arimbi, daging kualitas nomor 1 (D1) dijual Rp135 ribu/kg. Sementara D2 berada di Rp120 ribu/kg dan daging rawis atau rawonan Rp110 ribu/kg.
Harga lebih tinggi ditemukan di Pasar Balongsari. Daging kelas 1 tercatat Rp140 ribu/kg, sedangkan kelas 2 berada di kisaran Rp130 ribu-Rp135 ribu/kg.
Menurut Bagus, salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga adalah tipisnya stok sapi hidup di pasar, sementara harga sapi masih tinggi.
Meski demikian, hasil monitoring menunjukkan pasokan daging di kedua pasar masih tersedia. RPH Surabaya menyatakan ketersediaan daging cukup dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Daftar Harga Daging di Surabaya
Berikut harga daging dan sejumlah bagian sapi yang dipantau RPH Surabaya pada Jumat (4/9/2026):
Pasar Daging Arimbi
Daging D1: Rp135.000/kg
Daging D2: Rp120.000/kg
Rawis/Rawonan: Rp110.000/kg
Iga: Rp90.000/kg
Buntut: Rp85.000/kg
Hati: Rp60.000/kg
Paru mentah: Rp70.000/kg
Babat: Rp60.000/kg
Usus: Rp60.000/kg
Kikil: Rp65.000/kg
Otak: Rp60.000/kg
Pasar Balongsari
Daging kelas 1: Rp140.000/kg
Daging kelas 2: Rp130.000-Rp135.000/kg
Rawis/Rawonan: Rp125.000/kg
Iga: Rp85.000/kg
Buntut: Rp85.000/kg
RPH Surabaya juga mengimbau masyarakat membeli daging dari pedagang yang memasang papan mitra RPH Surabaya. Langkah ini menjadi salah satu cara untuk memastikan daging yang dibeli memenuhi prinsip aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Dengan harga daging yang mulai naik, masyarakat perlu mencermati harga sebelum membeli. Di sisi lain, hasil monitoring RPH Surabaya menunjukkan kenaikan harga tersebut belum diikuti persoalan ketersediaan pasokan di pasar. (cit)








