238 Truk Diukur, Jatim Percepat Program Zero ODOL 2027

- Publisher

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Humas Jatim

i

Foto: dok Humas Jatim

Bicarasurabaya.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan truk yang telah dinormalisasi dimensinya kepada perwakilan sopir di halaman Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur, Jumat (6/3). Langkah ini menjadi bagian dari percepatan penanganan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) sekaligus mendukung target Zero ODOL 2027.

Program Zero ODOL merupakan kebijakan pemerintah pusat yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk menekan kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih di jalan raya.

Khofifah menegaskan normalisasi dimensi kendaraan penting untuk menciptakan transportasi jalan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

“Ini bagian dari ikhtiar bersama untuk menormalisasi kendaraan ODOL. Jika bergerak bersama, Jawa Timur bisa mencapai Zero ODOL pada 2027,” kata Khofifah.

Berdasarkan data yang disampaikan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur telah mengukur 238 unit kendaraan milik anggota Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT). Dari jumlah tersebut, 160 kendaraan diwajibkan melakukan normalisasi dimensi sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memfasilitasi proses normalisasi secara bertahap, termasuk memberikan dukungan pembiayaan pemotongan dimensi kendaraan bagi sopir atau pemilik kendaraan perorangan yang belum mampu melakukan penyesuaian.

Baca Juga:  Surabaya Hujan Ringan Sepanjang Hari, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jatim

“Proses normalisasi difasilitasi Pemprov Jawa Timur, termasuk dukungan pembiayaan bagi pemilik kendaraan yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Khofifah, pengendalian kendaraan ODOL tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan serta keberlanjutan infrastruktur.

Kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih diketahui meningkatkan risiko kecelakaan serta mempercepat kerusakan jalan.

Selain berdampak pada keselamatan, kerusakan jalan akibat kendaraan ODOL juga meningkatkan kebutuhan anggaran perbaikan infrastruktur dan dapat mengganggu kelancaran distribusi logistik nasional.

“Di tengah penguatan logistik nasional, ODOL justru bisa menjadi penghambat. Kerusakan jalan akibat beban berlebih akan mempengaruhi distribusi dan keselamatan,” jelasnya.

Baca Juga:  Surabaya Hentikan Karcis Parkir Fisik, Cegah Kebocoran Retribusi

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengapresiasi komitmen Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) yang mendukung program normalisasi kendaraan. Apresiasi juga diberikan kepada perusahaan karoseri CV Sumber Karya Abadi yang terlibat dalam proses normalisasi dimensi truk.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha transportasi, komunitas pengemudi, dan pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mewujudkan tata kelola transportasi jalan yang lebih tertib dan aman.

Di akhir acara, Khofifah mengajak seluruh pihak untuk terus melanjutkan normalisasi kendaraan yang masih masuk kategori ODOL agar target Zero ODOL 2027 di Jawa Timur dapat tercapai.(BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB