Risma Motivasi Ribuan Mahasiswa Baru ITS Hadapi Tantangan Global dengan Mental Pejuang

- Publisher

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Risma motivasi 7 ribu lebih mahasiswa baru ITS hadapi tantangan global dengan mental pejuang. (Foto: Humas ITS)

i

Risma motivasi 7 ribu lebih mahasiswa baru ITS hadapi tantangan global dengan mental pejuang. (Foto: Humas ITS)

Bicarasurabaya.com – Sebanyak 7.060 mahasiswa baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendapat pembekalan langsung dari mantan Menteri Sosial sekaligus mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. Di hadapan ribuan mahasiswa, Risma menekankan pentingnya membangun mental pejuang, integritas, dan semangat berkolaborasi untuk menghadapi tantangan masa depan.

Pembekalan berlangsung di GOR Pertamina ITS, Senin (3/8), sebagai bagian dari ITS Camp bertema Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.

Risma mengatakan kesempatan menempuh pendidikan di ITS merupakan amanah yang harus dibalas dengan kerja keras, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ingin menegaskan pentingnya mental pejuang, integritas, dan kolaborasi untuk menghadapi tantangan global,” ujar alumnus Arsitektur ITS tersebut.

Baca Juga:  Pertamina Imbau Warga Laporkan Jika Kendaraan Mbrebet Usai Isi Pertalite

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik. Mereka juga dituntut mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia pun membagikan pengalamannya selama memimpin Surabaya. Menurut Risma, berbagai inovasi yang lahir saat itu tidak lepas dari keberanian mengambil keputusan, kerja keras, serta dukungan para akademisi dan peneliti ITS.

“Negara ini harus percaya pada kemampuan sumber dayanya dan tidak bergantung pada pihak lain,” tegas wanita yang pernah menjabat 2 periode Wali Kota Surabaya ini.

Rektor ITS Bambang Pramujati mengatakan PKKMB menjadi langkah awal membentuk lulusan yang tidak hanya unggul di bidang sains dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, integritas, serta keberanian menciptakan solusi bagi bangsa.

Baca Juga:  PSM On Fire, Persebaya Siapkan Strategi Akhiri Paceklik Kemenangan

“ITS ingin mencetak lulusan yang cerdas sekaligus peduli terhadap persoalan bangsa, selaras dengan visi sebagai kampus yang berdampak,” ujar mantan Mensos ini.

Bambang menambahkan, tantangan dunia kerja yang terus berubah membutuhkan lulusan yang adaptif. Selain kompetensi teknis, mahasiswa juga harus memiliki kreativitas, empati, kemampuan berkolaborasi, dan keberanian mengambil keputusan.

PKKMB ITS Tahun Akademik 2026/2027 digelar melalui program ITS Camp selama 3-5 Agustus 2026 dalam tiga gelombang. Selain pembekalan di GOR Pertamina, mahasiswa mengikuti kegiatan luar ruang, wawasan spiritual di Masjid Manarul Ilmi, hingga pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course (MOOC).

Baca Juga:  Alex Martins Diragukan, Persebaya Fokus Hadapi Bhayangkara

Gelombang pertama diikuti 2.225 mahasiswa, disusul 2.405 mahasiswa pada gelombang kedua dan 2.430 mahasiswa pada gelombang ketiga. Pembagian ini dilakukan agar seluruh peserta memperoleh pengalaman pembelajaran secara optimal.

Selain Risma, ITS juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional dalam rangkaian PKKMB. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dijadwalkan mengisi materi pada hari kedua, sementara Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie akan memberikan pembekalan pada hari terakhir.

Melalui rangkaian ITS Camp, kampus berharap mahasiswa baru tidak hanya siap menjalani kehidupan akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta kesiapan menjadi lulusan yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. (BS/za)

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB