Bicarasurabaya.com – Sebanyak 7.060 mahasiswa baru Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendapat pembekalan langsung dari mantan Menteri Sosial sekaligus mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026. Di hadapan ribuan mahasiswa, Risma menekankan pentingnya membangun mental pejuang, integritas, dan semangat berkolaborasi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Pembekalan berlangsung di GOR Pertamina ITS, Senin (3/8), sebagai bagian dari ITS Camp bertema Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Risma mengatakan kesempatan menempuh pendidikan di ITS merupakan amanah yang harus dibalas dengan kerja keras, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya ingin menegaskan pentingnya mental pejuang, integritas, dan kolaborasi untuk menghadapi tantangan global,” ujar alumnus Arsitektur ITS tersebut.
Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengejar prestasi akademik. Mereka juga dituntut mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Ia pun membagikan pengalamannya selama memimpin Surabaya. Menurut Risma, berbagai inovasi yang lahir saat itu tidak lepas dari keberanian mengambil keputusan, kerja keras, serta dukungan para akademisi dan peneliti ITS.
“Negara ini harus percaya pada kemampuan sumber dayanya dan tidak bergantung pada pihak lain,” tegas wanita yang pernah menjabat 2 periode Wali Kota Surabaya ini.
Rektor ITS Bambang Pramujati mengatakan PKKMB menjadi langkah awal membentuk lulusan yang tidak hanya unggul di bidang sains dan teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, integritas, serta keberanian menciptakan solusi bagi bangsa.
“ITS ingin mencetak lulusan yang cerdas sekaligus peduli terhadap persoalan bangsa, selaras dengan visi sebagai kampus yang berdampak,” ujar mantan Mensos ini.
Bambang menambahkan, tantangan dunia kerja yang terus berubah membutuhkan lulusan yang adaptif. Selain kompetensi teknis, mahasiswa juga harus memiliki kreativitas, empati, kemampuan berkolaborasi, dan keberanian mengambil keputusan.
PKKMB ITS Tahun Akademik 2026/2027 digelar melalui program ITS Camp selama 3-5 Agustus 2026 dalam tiga gelombang. Selain pembekalan di GOR Pertamina, mahasiswa mengikuti kegiatan luar ruang, wawasan spiritual di Masjid Manarul Ilmi, hingga pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course (MOOC).
Gelombang pertama diikuti 2.225 mahasiswa, disusul 2.405 mahasiswa pada gelombang kedua dan 2.430 mahasiswa pada gelombang ketiga. Pembagian ini dilakukan agar seluruh peserta memperoleh pengalaman pembelajaran secara optimal.
Selain Risma, ITS juga menghadirkan sejumlah tokoh nasional dalam rangkaian PKKMB. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dijadwalkan mengisi materi pada hari kedua, sementara Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie akan memberikan pembekalan pada hari terakhir.
Melalui rangkaian ITS Camp, kampus berharap mahasiswa baru tidak hanya siap menjalani kehidupan akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, wawasan kebangsaan, serta kesiapan menjadi lulusan yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat. (BS/za)









