Bicarasurabaya.com – Persebaya Surabaya resmi memulai persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Skuad Green Force menggelar latihan perdana di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (11/7), dengan pelatih kepala Bernardo Tavares langsung menggabungkan materi fisik dan taktik sejak sesi pertama.
Latihan ini menjadi awal berkumpulnya seluruh pemain setelah menjalani pemeriksaan medis dan pengukuran performa fisik. Sebelumnya, para pemain mengikuti medical check-up bekerja sama dengan Mayapada Hospital Surabaya serta menjalani tes menggunakan perangkat sports science VALD Performance.
Data dari rangkaian pemeriksaan tersebut menjadi dasar tim pelatih menyusun program latihan yang lebih terukur sesuai kondisi masing-masing pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bernardo Tavares mengapresiasi persiapan yang dilakukan manajemen sebelum tim memasuki fase latihan penuh. Menurut pelatih asal Portugal itu, hasil tes fisik dan medis memberi gambaran jelas mengenai kondisi pemain sehingga program latihan bisa disusun lebih efektif.
“Kami mendapat banyak data penting dari hasil pemeriksaan medis dan tes fisik. Itu membantu tim pelatih menyusun program sesuai kebutuhan pemain,” ujar Tavares yang dikutip dari laman resmi klub, Sanin (13/7/2026).
Pelatih berusia 46 tahun itu juga menilai fasilitas yang dimiliki Persebaya sudah sangat mendukung proses latihan. Namun, ia mengingatkan seluruh elemen tim harus membalas kepercayaan klub dengan kerja keras dan penampilan maksimal di lapangan.
Pada latihan perdana, Tavares sengaja mengombinasikan latihan fisik dengan aspek taktik. Langkah itu dipilih untuk mempercepat adaptasi para pemain baru terhadap gaya bermain yang akan diterapkan musim ini.
“Kami memiliki cukup banyak pemain baru, sehingga sejak hari pertama latihan kami langsung memasukkan elemen taktik agar proses adaptasi berjalan lebih cepat,” katanya.
Persebaya memang dituntut bergerak cepat. Green Force sudah dijadwalkan menghadapi PSIS Semarang dalam laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo pada 19 Juli mendatang.
Padatnya jadwal membuat tim pelatih tidak bisa hanya berfokus meningkatkan kebugaran. Seluruh aspek permainan, mulai fisik, teknik, taktik hingga mental, harus dibangun secara bersamaan agar tim siap menghadapi kompetisi.
“Jadwal pertandingan datang lebih cepat dibanding musim lalu. Kami harus menyeimbangkan latihan fisik, teknik, taktik, dan mental agar pemain siap tanpa mengalami kelelahan berlebihan,” tutup Tavares.(BS/za)









