Bicarasurabaya.com – Dua jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, belum dapat kembali ke Tanah Air bersama rombongan lainnya karena masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.
Kedua jemaah tersebut adalah Abdul Djalal (67) dari Kloter 1 yang dirawat di RS Al-Noor dan Dzikri Muiz (65) dari Kloter 4 yang saat ini menjalani perawatan di RS Jeddah.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, As’adul Anam, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan dan perwakilan haji Indonesia untuk memantau perkembangan kondisi keduanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami terus memantau kondisi jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi melalui koordinasi dengan petugas kesehatan dan perwakilan haji Indonesia,” kata As’adul, Rabu (3/6/2026).
Ia berharap kedua jemaah tersebut segera pulih sehingga dapat kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat.
Di sisi lain, proses pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya telah memasuki fase pertama. Hingga saat ini, sebanyak 1.897 jemaah dan petugas yang tergabung dalam lima kelompok terbang (kloter) telah tiba di Tanah Air.
Jumlah tersebut setara sekitar 4 persen dari total jemaah dan petugas yang dijadwalkan pulang melalui Debarkasi Surabaya pada musim haji tahun ini.
As’adul menjelaskan, dari lima kloter yang telah tiba, tiga kloter mendarat sesuai jadwal. Sementara dua kloter lainnya mengalami keterlambatan.
PPIH Debarkasi Surabaya akan berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas bandara untuk mengevaluasi penyebab keterlambatan tersebut agar proses pemulangan jemaah berikutnya berjalan lebih lancar.
Pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan. Sementara itu, PPIH memastikan pemantauan terhadap jemaah yang masih menjalani perawatan tetap dilakukan hingga mereka dinyatakan layak pulang ke Tanah Air.(BS/za)











