Kebakaran Rumah di Bukit Molin, Nenek dan Cucu Tewas 

- Publisher

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Bicarasurabaya.com – Tangis keluarga pecah di tengah kepulan asap kebakaran yang melanda permukiman padat di Jalan Bukit Molin, Banyu Urip Kidul, Surabaya, Senin (25/5) malam. Seorang nenek dan cucunya ditemukan meninggal dunia saat petugas melakukan penyisiran di dalam bangunan yang hangus terbakar.

Korban diketahui bernama Suamah (72) dan cucunya, Muhammad Azzam Rizki Pratama (14), pelajar kelas 1 SMPN 46 Surabaya. “Keduanya ditemukan di lokasi berbeda di dalam rumah dua lantai yang terbakar hebat.

Suamah ditemukan di kamar mandi lantai satu, sementara sang cucu ditemukan di kamar mandi lantai dua,” ungkap petugas Command Center 112 dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026).

Diduga keduanya berupaya menyelamatkan diri saat api dan asap mulai memenuhi bangunan.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.58 WIB. Api dengan cepat membesar karena bangunan digunakan sebagai rumah tinggal sekaligus tempat usaha dan kos-kosan.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar pukul 23.04 WIB langsung berjibaku memadamkan api. Namun proses penanganan tidak mudah karena akses menuju lokasi sangat sempit.

Baca Juga:  Eks PSM Gledson Paixao Resmi Jadi Gelandang Baru Persebaya

Gang menuju rumah hanya selebar tiga meter sehingga mobil pemadam besar tidak dapat mendekat ke titik kebakaran. “Petugas harus menarik selang dari jarak sekitar 60 meter sambil mengevakuasi penghuni di tengah kepulan asap tebal, ” imbuhnya.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan penyisiran di dalam bangunan. Di situlah dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Selain dua korban tewas, dua warga lain mengalami luka. Meiga Dita Fisilia (39) mengalami luka robek di tangan kanan, sedangkan penghuni kos bernama Tiwuk Suryati (46) mengalami dislokasi pada kedua kaki.

Baca Juga:  Banyak Kos Campur Tanpa Ikatan Suami-Istri di Surabaya, Wali Kota Eri: Jangan Cuek, Jangan Dibiarkan

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting saat pengisian daya motor listrik. Empat unit sepeda motor di lantai satu juga ikut terbakar.

Sebanyak 17 unit dikerahkan dalam penanganan kebakaran yang berlangsung hingga dini hari tersebut. Insiden ini kembali menjadi peringatan tentang bahaya kebakaran di kawasan padat penduduk dengan akses evakuasi terbatas.(BS/za) 

Berita Terkait

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom
58 ASN Surabaya Kena Sanksi, Ada yang Mangkir Lebih dari 10 Hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB