Program Kemis Mlipis Antar Surabaya Raih Penghargaan Nasional

- Publisher

Senin, 25 Mei 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Diskominfo Surabaya

i

Foto: dok Diskominfo Surabaya

Bicarasurabaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini, penghargaan datang dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) atas komitmen Surabaya menjaga dan mengembangkan bahasa daerah melalui pendidikan dan pelibatan masyarakat.

Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) itu diberikan dalam puncak Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) di Gedung Garuda Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Senin (25/5/2026).

Program revitalisasi bahasa daerah sendiri dijalankan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen. Sepanjang 2025, sebanyak 105 bahasa dan dialek di 36 provinsi telah masuk dalam program tersebut.

Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkot untuk terus memperkuat pelestarian bahasa daerah di kalangan generasi muda.

Program Kemis Mlipis di Kota Surabaya yang mewajibkan anak-anak di sekolah menggunakan bahasa daerah mengantarkan Kota Surabaya raih penghargaan
Foto: dok Diskominfo Surabaya

“Penghargaan ini menjadi penyemangat kami untuk terus berinovasi dan mengembangkan program agar semakin optimal dan menjangkau lebih luas,” ujar Febrina.

Ia menjelaskan, pelestarian bahasa Jawa di Surabaya telah berjalan selama dua tahun terakhir melalui berbagai program kreatif di sekolah.

Baca Juga:  Diduga Mengantuk, Mobil Tabrak Tangki Pertamina Lalu Terbalik

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah “Kemis Mlipis”, yakni gerakan penggunaan bahasa Jawa setiap hari Kamis di lingkungan sekolah.

Program itu tidak hanya diterapkan dalam komunikasi sehari-hari, tetapi juga dikembangkan melalui berbagai konten kreatif yang dibagikan di media sosial sekolah.

“Selama satu hari penuh sekolah membiasakan penggunaan bahasa Jawa dengan berbagai kreativitas masing-masing,” katanya.

Komitmen tersebut juga diperkuat lewat Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 17 Tahun 2025 tentang Mata Pelajaran Bahasa Jawa sebagai muatan lokal wajib di tingkat SD hingga SMP sederajat.

Baca Juga:  KPK Periksa 14 Saksi Kasus Suap Jabatan di Ponorogo

Menurut Febrina, regulasi tersebut menjadi dasar penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi.

Selain Kemis Mlipis, Pemkot Surabaya juga rutin menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu yang diikuti pelajar melalui berbagai lomba budaya dan bahasa Jawa, seperti nembang, ndongeng, maca geguritan, karawitan, pidato, hingga menulis aksara Jawa.

“Melalui kegiatan ini kami ingin anak-anak semakin mencintai bahasa dan budaya daerahnya,” pungkasnya.(BS/za)

Berita Terkait

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya
Dampak Ledakan Pakuwon City Capai Radius 50 Meter, Puluhan Bangunan Rusak
5 Korban Ledakan Pakuwon City Dirawat, 2 Dirujuk ke RSUD Dr Soetomo
3 LPG 50 Kg Diduga Picu Ledakan Dahsyat di Pakuwon City, Polisi: Bukan Bom

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terbaru

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB