Command Center 112 Surabaya Targetkan Respons Maksimal 7 Menit

- Publisher

Jumat, 11 September 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruangan Command Center 112 Surabaya (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

i

Ruangan Command Center 112 Surabaya (Foto: dok Diskominfo Surabaya)

Bicarasurabaya.com – Pemkot Surabaya mempercepat respons Command Center 112 dalam menangani laporan warga. Jika saat awal dibentuk target respons ditetapkan 10 menit, kini waktu respons ditargetkan maksimal tujuh menit.

Khusus penanganan kebakaran, target respons dipatok sekitar 6,5 menit. Percepatan itu didukung penambahan pos terpadu, koordinasi lintas perangkat daerah hingga pemanfaatan ribuan kamera CCTV.

Kepala BPBD Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan Command Center 112 sejak dibentuk pada 26 Juli 2016 dirancang untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada warga. Laporan yang masuk tidak hanya diterima, tetapi langsung diasesmen dan diteruskan kepada petugas atau perangkat daerah yang berwenang.

“Ketika warga membutuhkan bantuan, kami harus bisa merespons secepat mungkin sehingga warga merasa terlayani dengan baik,” kata Irvan, Jumat (11/9/2026).

Saat ini sistem tersebut menghubungkan sembilan perangkat daerah, pos terpadu, tenaga medis hingga rumah sakit. Layanannya mencakup kegawatdaruratan medis, kebakaran, bencana, gangguan ketenteraman dan ketertiban, hingga persoalan lingkungan.

Untuk memangkas waktu tempuh petugas, jumlah pos terpadu ditambah dari tujuh menjadi 10 pos. Pemkot menargetkan jumlahnya kembali bertambah menjadi 13 pos.

Penambahan pos diperlukan karena laporan darurat bisa masuk dari beberapa lokasi dalam waktu bersamaan. Petugas harus menentukan prioritas sekaligus mengerahkan sumber daya terdekat.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut Suramadu, Polisi Duga Bus Tabrak Kendaraan di Depan

“Ketika beberapa kejadian terjadi bersamaan, kami harus mengatur skala prioritas, melihat lokasi kejadian, dan menentukan pos terpadu yang paling dekat agar waktu respons tetap bisa dicapai,” ujarnya.

Penguatan juga dilakukan untuk penanganan kegawatdaruratan medis. Dinas Kesehatan menyiapkan dukungan ambulans dari puskesmas, termasuk ketika kebutuhan penanganan muncul secara bersamaan di sejumlah titik.

Koordinasi dengan rumah sakit juga dilakukan agar pasien dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan terdekat yang memungkinkan menerima penanganan.

“Komunikasi dengan rumah sakit di Kota Surabaya juga terus dibangun agar pasien dapat diarahkan ke fasilitas kesehatan yang paling dekat dan memungkinkan menerima penanganan,” kata Irvan.

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Libur Panjang Iduladha, ASDP Tambah Armada Ketapang-Gilimanuk

Command Center 112 tidak hanya menerima laporan keadaan darurat. Warga juga dapat melaporkan gangguan ketenteraman dan ketertiban, persoalan lingkungan, serta masalah lain yang menjadi kewenangan perangkat daerah.

Laporan bisa disampaikan melalui layanan 112 maupun WhatsApp di nomor 081131112112. Warga juga dapat mengirimkan foto dan titik lokasi untuk membantu petugas melakukan asesmen awal.

Menurut Irvan, setiap laporan akan diverifikasi dan diteruskan sesuai kebutuhan.

“Ketika warga menghubungi 112, artinya mereka membutuhkan bantuan. Selanjutnya kami melakukan asesmen dan menentukan bentuk penanganan yang sesuai,” ujarnya. (BS/za)

Berita Terkait

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo
2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram
Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo
Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan
Penyelundupan Sabu dalam Ayam Goreng ke Lapas Surabaya Digagalkan
Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg dari Lokasi Ledakan Tempong Sri Dewi Surabaya
Tempong Sri Dewi Minta Maaf Usai Ledakan LPG di San Antonio Surabaya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:17 WIB

3 Korban Ledakan Ruko Pakuwon City Jalani Operasi di RSUD Soetomo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:43 WIB

2 Korban Ledakan Pakuwon City Jalani Operasi, Kini Dirawat di ICU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Buronan Kasus Fidusia Rp60 Miliar Ditangkap Saat Isi BBM di Gorontalo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi Harga Emas Naik/bs

Bicara Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu Jadi Rp2,58 Juta per Gram

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:00 WIB

Bansos Rp9,87 Miliar Disalurkan ke Warga Magetan. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bicara Jatim

Khofifah Salurkan Bansos Rp9,87 Miliar untuk Warga Magetan

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:02 WIB